Menu

Mode Gelap
Melacak Gerakan Perlawanan dan Laku Spiritualitas Ratu Kalinyamat Buku Kita : Ensiklopedia Karya Ulama Nusantara Buku Kita : Mawa’idh Qur’aniyyah Ulama Nusantara Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

Opini · 11 Agu 2019 07:07 WIB ·

Nilai Filosofis dan Budaya Menyembelih Kerbau


 Nilai Filosofis dan Budaya Menyembelih Kerbau Perbesar

H. Hisyam Zamroni, Wakil Ketua PCNU Jepara

Di kampungku Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara khususnya di Mushalla Darussa’adah mempunyai tradisi yaitu jika berqurban yang disembelih adalah kerbau. Hal ini mempunyai nilai filosofi yang tinggi. Pertama, mengedepankan akhlakul karimah yaitu menghormati saudara-saudara kita yang memuliakan hewan selain hewan kerbau.

Kedua, kerbau adalah simbol “kerakyatan dan kehidupan” di mana masyarakat dalam mencari kehidupan butuh kerbau untuk membajak, ngluku, nggaru di sawah dan kebun. Dan ketiga, daging kerbau ternyata terlalu tinggi nilai kolestrolnya.

Secara historis Mbah Joko Tingkir Raja Pajang memiliki hubungan yang sangat akrab dengan rakyat pada masanya yang juga disimbolkan dengan hewan kerbau. Sanad tentang kerbau di Nusantara ini sungguh memberikan nilai filosofis dan budaya yang tinggi sebagai simbol “keumatan dan atau kerakyatan. (*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo

4 Februari 2026 - 11:37 WIB

The Root of The Peak dalam Konsep Keilmuan

7 Juni 2024 - 11:08 WIB

Akselerasi Khidmah NU dan Keberjamaahan

17 Februari 2023 - 05:47 WIB

Hari Santri Nasional Dan Pembangunan Peradaban

24 Oktober 2022 - 04:21 WIB

Shiddiqiyah : Thoriqoh Yang Mu’tabar (otoritatif) ataukah yang “nrecel” (Keluar Jalur) ?

15 Juli 2022 - 07:58 WIB

Jepara, Investasi Agrobisnis dan Jihad Pertanian NU

30 Mei 2022 - 02:50 WIB

Trending di Hujjah Aswaja