Menu ✖

Mode Gelap
Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Hujjah Aswaja · 2 Nov 2024 13:32 WIB ·

MWC NU Tahunan Serukan Jaga Kondusifitas Selama Pilkada


 MWC NU Tahunan Serukan Jaga Kondusifitas Selama Pilkada Perbesar

nujepara.or.id – Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tahunan Jepara KH. Ali Masykur menyerukan agar tetap menjaga kondusivitas selama proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) pada 27 Nopember 2024.

Ajakan Kiai Ali disampaikan dihadapan puluhan pengurus MWC NU dan Pimpinan Ranting NU se-Kecamatan Tahunan dalam Pertemuan Rutin Jum’at Pahing di Masjid Astana Sunan Mantingan pada Jum’at, 1 Nopember 2024.

Hadir dalam pertemuan Jum’at Pahingan antara lain Dr. Syakirin Ali, KH. Ali Masykur, KH. Mundzirin, KH. Yahya, KH. Syukron Amin, K. M. Rosif Arwani, K. M. Zainal Amin dan KH. Imron.

“Kita sudah biasa berbeda pilihan dalam pemilihan umum, baik Pileg, Pilpres, Pilgub maupun Pilbup. Yang penting MWC Tahunan tentrem, adem, ayem”, kata Pengasuh Pondok Pesantren API Mathaliul Anwar, Tahunan Randusari Jepara.

“Semoga kita dipilihkan Allah pemimpin yang amanah dan waras lahir batin”, lanjut Kiai Ali.

“Kita boleh mendukung paslon tertentu tetapi jangan sampai menjelekkan paslon lain, apalagi saling bermusuhan antar pendukung paslon”, imbau Kiai Ali.

“Kita cenderung mencintai seseorang yang berbuat baik kepada kita dan membenci orang yang berbuat buruk kepada kita. Manusia adalah hamba dari orang yang berbuat baik kepadanya”, sambung Kiai Ali.

Menurut Kiai Ali, ketika Allah menginginkan pemimpin yang baik maka Allah akan menjadikan orang sekelilingnya yang bisa dipercaya, jika pemimpin lupa, mereka akan mengingatkan dan membantunya.

Namun ketika Allah tidak menghendaki seperti itu, maka Allah akan menjadikan orang di sekelilingnya orang yang buruk dan tidak mengingatkan saat pemimpin lupa.

“Jangan memilih karena iming-iming uang tetapi pilihlah paslon yang tidak menjual Jepara hanya pada pihak tertentu. Pilihlah paslon yang berani mengembalikan kejayaan mebel ukir Jepara”, tegas Kiai Ali.

Sebaiknya ada regulasi yang mengatur agar pengusaha asing tidak melakukan produksi mebel sendiri namun cukup menjadi pengepul atau menjalin kerja sama dengan perajin dan pengusaha lokal.

Artikel ini telah dibaca 94 kali

Baca Lainnya

Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik

21 Agustus 2026 - 15:15 WIB

H. Hisyam Zamroni

Kemerdekaan ke-81 dan Nasionalisme Baru: Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

16 Agustus 2026 - 08:32 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

4 Agustus 2026 - 10:14 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

15 Juni 2026 - 09:49 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:32 WIB

Sapi kurban

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Iduladha
Trending di Hujjah Aswaja