Menu

Mode Gelap
Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta Pintu di Ujung Perjalanan

Kabar · 15 Jul 2018 06:22 WIB ·

30 Tahun Vakum, Kini Muslimat NU Tahunan Aktif Kembali


 30 Tahun Vakum, Kini Muslimat NU Tahunan Aktif Kembali Perbesar

TAHUNAN-Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU desa/ kecamatan Tahunan kabupaten Jepara sudah sekitar 30 tahunan ini mengalami vakum, tidak ada kepengurusan. Tahun ini Muslimat NU Ranting Tahunan diaktifkan kembali.
Bersamaan dengan kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) V Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang dilaksanakan di Gedung MWCNU Tahunan, Kompleks Kampus Unisnu Jepara, Ahad (15/7/2018) PR Muslimat NU Ranting Tahunan masa khidmah 2018 – 2023 yang dinahkodai Hj. Alfi Khoiriyah dilantik secara langsung Hj. Noor Ainy, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jepara.
Ketua PCNU Jepara, KH Hayatun Abdullah Hadziq menegaskan hal itu saat memberikan kata sambutan di hadapan peserta Muskercab. Hadir dalam kesempatan itu Syekh Zakaria Marzuq (Imam Masjid Al-Azhar Mesir), Sa’dullah Assaidi (Rektor Unisnu), Edi Sujatmiko (Asisten III Sekda Jepara), Letkol Czi Fachrudi Hidayat (Dandim), Ipda Slamet (Polsek Tahunan), Serda Suharyono (Koramil) serta perwakilan PCNU, Lembaga, Banom dan MWCNU se-kabupaten Jepara.
Waktu itu 2 tahun yang lalu di awal kepemimpinannya pihaknya menyambangi Rais Syuriyah NU Ranting Tahunan agar Muslimat NU di Tahunan itu dihidupkan kembali. “Alhamdulillah tahun ini bisa aktif kembali,” terangnya.
Meski begitu, kiai yang akrab disapa Mbah Yatun itu tidak lantas berbangga diri. “Masih banyak ratusan Ranting baik itu IPNU-IPPNU, Ansor, Fatayat, Ansor dan Muslimat yang belum aktif,” kata dia yang sudah memimpin PCNU Jepara 2.5 tahunan ini.
Untuk itu program dan perangkat (pengurus, red.) yang sudah ada harus bersinergi agar bias berjalan bersama-sama. Muskercab yang dilaksanakan 6 bulan sekali itu tandasnya merupakan bagian dari evaluasi organisasi baik yang sudah maupun belum dikerjakan.
Kepada PC Muslimat NU Jepara, pengasuh Pesantren Hadziqiyah Nalumsari Jepara itu berpesan agar Muslimat NU Tahunan dibina, dipahamkan secara organisatoris. Hal senada dikemukakan Edi Sujatmiko, Asisten III bidang administrasi Sekda Jepara.
Dalam paparannya mewakili Bupati Jepara, Pelantikan Muslimat NU Ranting Tahunan harus menjadi catatan penting bagi pengurus. Sebab menurutnya selain bersamaan dengan dengan agenda Muskercab PCNU V juga sebagai momen spesial karena dihadiri langsung oleh Syekh Zakaria dari
Mesir. (ip)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Pintu di Ujung Perjalanan

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

ILUSTRASI Pintu di Ujung Perjalanan

Cermin Dua Arah

7 Maret 2026 - 09:43 WIB

ILUSTRASI Cermin Dua Arah
Trending di Kabar