Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Hujjah Aswaja · 23 Mar 2024 05:10 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (12)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (12) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Nadhom
(5)

Lawlal Hawa Lam Turiq Dam’am ala Tholalin # Wa La Ariqta Lidzikril Bani Wal ‘Alami

Andaikan tidak karena cinta di hatimu, maka engkau tak akan menangis di atas puing puing rumahmu. Kamu tidak akan menangis dan mengeluh di puing puing rumahmu.

Dan engkau tak akan sulit tidur, artinya tidak bisa tidur sebab engkau teringat pohon ban (yang membawa kenangan indah) dan ingat gunung gunung yg berada di dekat rumah sang kekasih. Atau kekasihmu diserupakan seperti pohon ban yg harum semerbak.


Dan ilmu itu jelas seperti gapura yg tegak dan indah, maka sang kekasih itu seperti membeli pohon ban harum semerbak dan seperti kuatnya pasak bumi. ketika ingat pohon ban dan pasak bumi maka tidak bisa memejamkan mata karena tidurnya seseorang itu disebabkan oleh makan dan minum. Sedangkan orang yang jatuh cinta itu sulit makan dan minum sehingga tidak bisa memejamkan mata.


Setelah syech al Imam Bushiriy beragumentasi tentang jatuh cinta, pertama adalah menangis tersedu saat melihat gundukan rumah sang kekasih maksudnya tempat yang tinggi yang ditepati sang kekasih.
Kedua, sulit memejamkan mata ketika mencium bau wangi pohon ban, gapura indah dan gunung gunung, selanjutnya syech al Imam al Bushiriy menetapkan kembali argamentasi cinta yang ketiga yang terdapat dalam bait betikutnya.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh.. Amin Amin Amin

Bersambung..

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja