Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Hujjah Aswaja · 9 Apr 2024 05:03 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (29)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (29) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id – Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Lanjutan syarah Nadhom (19.1)

Adapun lafald Ruh mempunyai 2 makna;
Pertama adalah “Lathifah Robbaniyah yang muncul diterowongannya Qolbul Jismaniy dan berupa Nur Ruh yg ada di seluruh badan yg disebut Hayat.


Makna kedua adl “Lathifah Robbaniyah ‘Alimah Mudrikah dari manusia yang terinspirasi dari firman Gusti Allah SWT ; Qulirruh min Amri Robbiy yg merupakan perkara luar biasa yang tidak terjangkau oleh akal manusia dan ini merupakan haqiqat dan dzat ruh.


Lafaldz “an Nafsu” mempunyai 2 makna. Pertama adalah berkumpulnya kekuatan emosi dan syahwat dalam diri manusia dan makna ini sudah populer dikalangan ahli tashowwuf atas dasar isyaroh dawuh baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW “A’da ‘Aduwwika Nafsakallatiy baina Janbaika” maknanya Adapun musuh bebuyutmu adalah nafsumu sendiri yang ada diantara dirimu sendiri.


Makna kedua an Nafsu adalah “Lathifah Robbaniyah” yaitu perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan tingkah laku yang menurut syara’ disebut “nafsul muthmainnah”. Sedangkan yang tidak sempurna menurut syara’ disebut “nafsul lawwamah”. Sedangkan mengikuti prilaku syetan dan mengikuti ajakan syetan disebut “nafsul amarah” sebagaimana dawuh Gusti Allah SWT dari cerita tentang Nabi Yusuf AS ibna Nabi Ya’qub AS “wa maa Ubarriu Nafsiy Innannafsa La ammarotun Bissui”.


Terakhir makna al Aqlu. Makna al Aqlu itu banyak yang secara subtantif ada 2 makna;
Pertama adalah Ilmu bi Haqoiqil umur yang tempatnya di qolburrohaniy. Kedua adalah al mudrik yang menemukan banyak ilmu yaitu haqiqatnya makna al qolbu al ruhaniy sebagaimana makna dawuh baginda Nabi Muhammad SAW ” Awwalu Ma Kholaqollahu al aqlu” yang memberikan makna menjadi 4 Asma yaitu; al Qolbul Jismaniy, al Ruhul Jismaniy, an Nafsus Syahwatihi dan al ‘Ulumi. Wallahu A’lam. Semua itu tertera secara ringkas di dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh. Amin Amin Amin

Bersambung.

Artikel ini telah dibaca 120 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja