Menu

Mode Gelap
Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

Kabar · 10 Nov 2019 11:23 WIB ·

Gemuruh Shalawat dan Genderang Rebana dari Madrasah Matholi’ul Huda


 Gemuruh Shalawat dan Genderang Rebana dari Madrasah Matholi’ul Huda Perbesar

Peringatan Maulid Nabi di Madrasah Matholi’ul Huda Bugel. (Foto: Ali Maftukin)

nujepara.or.id – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Yayasan Matholi’ul Huda Bugel Kedung Jepara mengintruksikan kepada semua siswa untuk melaksanakan kegiatan Maulid Nabi pada Ahad (10/11/2019). Hal itu sudah menjadi tradisi rutin di semua Lembaga di bawah naungan Yayasan Matholi’ul Huda Bugel.

Pihak yayasan mengemas acara Maulid dengan Upacara Bendera pada pukul 07.00. Karena peringatan maulid nabi merupakan perayaan yang harus dirayakan secara maksimal, baik formal maupun non formal. Hal itu perlu karena yang diperingati adalah sosok pemimpin umat islam seluruh dunia. Kebetulan juga tanggal 10 November adalah hari pahlawan Nasional. Sehingga sangat wajar jika acara maulid nabi dan hari pahlawan Nasional dikemas dengan upacara bendera.

Setelah acara bendera, masing siswa kembali ke kelas untuk setting kelas agar bisa digunakan untuk duduk lesehan bersila. Namun ada yang beda pada peringatan maulid kali ini. Tidak seperti peringatan maulid nabi pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini selain menata kursi dan bangku, pengurus kelas juga mulai memasukkan sound sistem, microphone dan seperangkat alat rebana ke dalam kelas.

Guru yang saat itu memperhatikan, hanya bisa tersenyum tanpa kata. Tak ada intruksi, tak ada pula larangan. Hingga masing- kelas telah siap dengan perangkat rebana dan sound sistem-nya.

Tepat pukul 10.00 acara Maulid Nabi pun dimulai, masing-kelas kini telah heboh dengan gemuruh suara shalawatan dan pukulan terbang, jidur, icik-icik dan lainnya. Suasana Matholi’ul Huda yabg terdiri 4 komplek gedung 3 lantai yang terdiri dari 60 ruang kelas Mts dan MA yang awalnya biasa saja, menjadi ramai penuh dengan suara gemuruh shalawatan dan genderang rebana dari masing-masing kelas.

Semarak Maulid Nabi di madrasah Matholi’ul Huda Bugel.

H. Sarwadi selaku kepala madrasah mengatakan pihaknya hanya memfasilitasi konsumsi dengan memberi dana Rp100.000 per kelas, adapun bentuk acara diserahkan kepada kelas masing-masing. Namun pada praktiknya ternyata masing-masing kelas menyiapkan rebana dan sound sistemnya.

“Kami tak melarang, Kami justru menjadi sadar bahwa sesungguhnya murid Matholi’ul Huda memang benar-benar bisa menghayati Maulid nabi dalam bentuk semangat bershalawat. Insyaallah untuk tahun-tahun berikutnya akan kami kemas dengan kreatifitas yang lebih baik,” ujarnya.

Melinda, salah satu siswi MA juga berkomentar. “Awalnya kami menyiapkan acara hanya membaca albarzanji. Namun beberapa hari sebelum hari H kami mendengar obrolan kelas lain akan mengemas maulid nabi dengan shalawat diiringi rebana. Hal itulah yang kemudian menjadi motivasi kami untk mengemas maulid nabi dengan shalawat diiringi rebana pula. Dan ternyata kelas-kelas lain juga mempunyai motivasi yang sama. Hingga pada praktiknya setiap kelas menyiapkan hal yang sama yaitu bershalawat diiringi rebana juga,” jelasnya.

Ustad Kasio, pembina IPNU/IPPNU mencatat bahwa di antara 60 kelas yang terdiri dari MTs 30 ruang kelas dan MA 30 ruang kelas, sebanyak 50 kelas kompak maulid nabi dengan kemasan Shalawat dan diiringi rebana. Sedangkan 10 ruang kelas tanpa rebana. Itu pun disebabkan karena kelas tersebut telat usaha mencari pinjaman alat rebana. Pada akhirnya mereka hanya melaksanakan intruksi apa adanya tanpa iringan rebana. (am)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth
Trending di Kabar