Menu

Mode Gelap
Melacak Gerakan Perlawanan dan Laku Spiritualitas Ratu Kalinyamat Buku Kita : Ensiklopedia Karya Ulama Nusantara Buku Kita : Mawa’idh Qur’aniyyah Ulama Nusantara Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

Headline · 3 Agu 2023 03:20 WIB ·

Lestarikan Tradisi, Grup Rebana El–Mustawa Gelar Pelatihan RKQ


 Lestarikan Tradisi, Grup Rebana El–Mustawa Gelar Pelatihan RKQ Perbesar

nujepara.or.id – Grup Rebana El-Mustawa (Lentera Musik Sholawat Tanggul Wali) mengadakan pelatihan seni tradisi yang bertajuk RKQ. RKQ terdiri dari beberapa bidang pelatihan yaitu rebana, kaligrafi, dan qiro’ah.

Pelatihan RKQ dilaksanakan setiap dua minggu sekali, tepatnya pada hari Rabu malam Kamis yang bertempat di Gedung NU Ranting Tengguli 1. Model kegiatan RKQ dilaksanakan secara selang-seling bidang pelatihan. Apabila minggu ini pelatihan kaligrafi, maka minggu selanjutnya adalah pelatihan rebana.

Pelatihan ini dapat terlaksana atas dukungan dari pengurus NU Ranting Tengguli 1. “Acara ini dapat berjalan atas restu dari pengurus NU Ranting Tengguli 1”, ujar Amar Pembina Grup Rebana El-Mustawa.

Kegiatan pelatihan RKQ bertujuan melestarikan tradisi di masyarakat yang sudah mulai luntur akibat dari berkembangnya zaman. Pemuda Islam saat ini jarang yang bisa qiro’ah, menulis kaligrafi, dan memainkan alat musik rebana.

Ketua Rebana El-Mustawa Riyan Affandi mengatakan “Saya melihat kurangnya minat belajar RKQ di masyarakat. Padahal dulunya RKQ menjadi seni Islam yang membudaya. Sekarang mencari 1 orang saja dalam satu desa untuk qiro’ah saja susah. Inilah yang menjadi latar belakang kami berinisiatif membuka program pelatihan”, ujarnya.

Pada pelatihan beberapa waktu lalu, hadir 25 Peserta dari berbagai usia meramaikan pelatihan RKQ. Pengurus berharap pelatihan ini dapat semakin berkembang.

“Kami berharap peserta pelatihan semakin banyak sehingga tujuan diadakannya kegiatan ini dapat tercapai secara maksimal. Saya yakin jika kegiatan ini banyak peminatnya, 5 sampai 10 tahun ke depan tradisi Islam bisa membudaya seperti dulu lagi”, tambah Amar.

Sebegai upaya pengembangan, pengurus kegiatan pelatihan ini berkomitmen untuk mengadakan pelatihan secara gratis. Dan bahkan akan melakukan penjemputan untuk peserta di luar desa bagi yang berminat mengikuti pelatihan RKQ.

Meisya Yuliana – Kha

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Inovasi Digital Dorong Daya Saing Kopi Lokal, KKN UNISNU Jepara Berkolaborasi dengan Taruna Tani Mapan Desa Sumanding

9 Februari 2026 - 16:31 WIB

Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo

4 Februari 2026 - 11:37 WIB

Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

3 Februari 2026 - 16:45 WIB

PBNU Luncurkan NU Harvest Maslaha, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Syariah

2 Februari 2026 - 22:06 WIB

PCNU Jepara Kembali Salurkan Bantuan, 1.400 Paket Sembako untuk Korban Bencana di Desa Tempur dan Kunir

2 Februari 2026 - 21:54 WIB

Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara

19 Januari 2026 - 14:36 WIB

Trending di Kabar