Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Kabar · 26 Jul 2016 05:46 WIB ·

Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa


 Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa Perbesar

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam


JEPARA – PCNU Jepara melantik pengurus Ranting NU Desa Bringin Kecamatan Batealit masa khidmah 2015-2020, Senin (25/7) malam.  Pelantikan dilaksanakan di Balai Desa Bringin dihadiri para pengurus NU dan badan otonom tingkat cabang, pengurus MWC NU juga camat Batealit dan warga Desa Bringin.
Ketua Tanfidziyah PCNU KH Hayatun Abdullah hadziq (Gus Yatun) melantik pengurus baru tersebut, disaksikan pula Camat Bringin Bambang Lelono.
Kegiatan yang dikemas dalam acara  halalbihalal ini juga melantik pengurus badan otonom NU yaitu  Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU, IPNU dan IPPNU Ranting Desa Bringin yang dilaksanakan oleh masing-masing pimpinan cabang kedua Banom tersebut.
Ahmad Rifa’i, ketua Tanfidziyah NU Ranting Bringin, dalam sambutannya mengatakan, selama20 tahun lebih warga NU tidak ada yang mengurus. Dia mengharapkan kehadiran PCNU mampu mendukung pengurus yang baru untuk lebih semangat dalam berkiprah di masyarakat.
Sedangkan Penjabat Petinggi Bringin, Abdul Syukur, menyambut baik kepengurusan NU ini. Dia mengajak pengurus NU dan banomnya aktif terlibat dalam proses pembangunan Desa Bringin. Hal senada juga disampaikan oleh Camat Batealit Bambang Lelono. Karena alokasi anggaran untuk desa yang besar dibutukan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan. Sehingga hasil dari penyerapan anggaran ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Gus Yatun merasa bangga atas kesadaran berorganisasi warga NU Desa Bringin. Menurutnya, tanpa adanya kesadaran ini tidak akan terbentuk kepengurusan NU dan banomnya. “Tidak ada di dunia ini organisasi yang ngurusi warganya sejak sebelum lahir sampai meninggal di dunia selain jamiyah NU,” kata Gus Yatun.
Ia juga mengajak para orang tua agar mengenalkan NU kepada anak-anak. Karena benteng akidah ahlussunnah wal jamaah di negeri ini salah satunya adalah NU. “Jika anak-anak tidak kenal NU maka jangan harap nanti ada yang mengirim Surat Alfatihah, mendoakan saat orang tuanya semua di alam kubur,” ucapnya.
Kegiatan di Bringin ini diakhiri pengajian umum dalam rangka halalbihalal, menghadirkan KH Abdul Wahid dari Pati. (Ulul Abshor/ms)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan

22 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd
Trending di Kabar