Menu

Mode Gelap
Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

Kabar · 26 Jul 2016 05:46 WIB ·

Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa


 Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa Perbesar

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam


JEPARA – PCNU Jepara melantik pengurus Ranting NU Desa Bringin Kecamatan Batealit masa khidmah 2015-2020, Senin (25/7) malam.  Pelantikan dilaksanakan di Balai Desa Bringin dihadiri para pengurus NU dan badan otonom tingkat cabang, pengurus MWC NU juga camat Batealit dan warga Desa Bringin.
Ketua Tanfidziyah PCNU KH Hayatun Abdullah hadziq (Gus Yatun) melantik pengurus baru tersebut, disaksikan pula Camat Bringin Bambang Lelono.
Kegiatan yang dikemas dalam acara  halalbihalal ini juga melantik pengurus badan otonom NU yaitu  Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU, IPNU dan IPPNU Ranting Desa Bringin yang dilaksanakan oleh masing-masing pimpinan cabang kedua Banom tersebut.
Ahmad Rifa’i, ketua Tanfidziyah NU Ranting Bringin, dalam sambutannya mengatakan, selama20 tahun lebih warga NU tidak ada yang mengurus. Dia mengharapkan kehadiran PCNU mampu mendukung pengurus yang baru untuk lebih semangat dalam berkiprah di masyarakat.
Sedangkan Penjabat Petinggi Bringin, Abdul Syukur, menyambut baik kepengurusan NU ini. Dia mengajak pengurus NU dan banomnya aktif terlibat dalam proses pembangunan Desa Bringin. Hal senada juga disampaikan oleh Camat Batealit Bambang Lelono. Karena alokasi anggaran untuk desa yang besar dibutukan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan. Sehingga hasil dari penyerapan anggaran ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Gus Yatun merasa bangga atas kesadaran berorganisasi warga NU Desa Bringin. Menurutnya, tanpa adanya kesadaran ini tidak akan terbentuk kepengurusan NU dan banomnya. “Tidak ada di dunia ini organisasi yang ngurusi warganya sejak sebelum lahir sampai meninggal di dunia selain jamiyah NU,” kata Gus Yatun.
Ia juga mengajak para orang tua agar mengenalkan NU kepada anak-anak. Karena benteng akidah ahlussunnah wal jamaah di negeri ini salah satunya adalah NU. “Jika anak-anak tidak kenal NU maka jangan harap nanti ada yang mengirim Surat Alfatihah, mendoakan saat orang tuanya semua di alam kubur,” ucapnya.
Kegiatan di Bringin ini diakhiri pengajian umum dalam rangka halalbihalal, menghadirkan KH Abdul Wahid dari Pati. (Ulul Abshor/ms)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar