Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Kabar · 27 Mei 2020 05:18 WIB ·

Putus Rantai Covid-19, Sejumlah Kiai Tidak Menerima Tamu Idulfitri


 Putus Rantai Covid-19, Sejumlah Kiai Tidak Menerima Tamu Idulfitri Perbesar

nujepara.or.id – Untuk memutus mata rantai pandemi covid-19, sejumlah kiai di Jepara tidak membuka open house, tidak melayani para tamu untuk silaturahim di hari raya Idulfitri.

Salah satu kiai yang tidak menerima tamu pada hari nan fitri ini adalah pengasuh pesantren Roudlotul Mubtadiin “Balekambang” Jepara, KH Ma’mun Abdulloh Hadziq.

“Setelah kita diberikan kenikmatan dan keberkahan di bulan suci Ramadhan, akhirnya kita akan ditemukan dengan hari kemenangan, hari raya Idulfitri,” katanya sebagaimana informasi singkat yang diterima NU Online, Ahad (24/5).

Tetapi di tengah kebahagiaan, kita masih mendapatkan ujian berupa covid-19 yang sampai saat ini masih ada di tengah-tengah kita, sehingga menjadikan hari raya tahun ini terasa berbeda dengan hari raya idulfitri sebelumnya.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar pondok pesantren Balekambang Jepara Jawa Tengah, mohon maaf yang sebesar-besarnya karena sementara waktu ini tidak dapat menerima dan menemui para tamu,” jelasnya masih dalam informasi singkatnya.

Diberlakukannya hal itu, terang kiai yang akrab disapa Mbah Makmun tidak lain karena kita semua adalah bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki peran besar dalam memutus rantai penyebaran covid-19.

“Mari kita taati fatwa para Ulama kita, ikuti seruan pemerintah, simak kata para ilmuan sebagai ikhtiar, semoga wabah ini segera berlalu dari tengah-tengah kita,” doanya.

Kiai lain yang juga menerapkan hal serupa adalah Ketua Dewan Pembina Yayasan Kholiliyah Bangsri, KH Ma’arif Asrori.

Pihak yayasan mengeluarkan maklumat dengan nomor 05/Mm/YKB/V/2020. Di antara isi maklumat; kegiatan pertemuan silaturahim dalam rangka halal bihalal keluarga besar Yayasan Kholiliyah Bangsri dan unit-unit yang dikelola untuk tahun 1441 H/ 2020 ditiadakan.

Untuk hari raya Idulfitri pada tahun ini, pengasuh dan keluarga ndalem pesantren Darut Ta’lim Yayasan Kholiliyah Bangsri tidak menerima tamu. Maka dimohon segenap santri, wali santri, alumni dan masyarakat untuk sementara waktu hingga situasi kondusif (menunggu pengumuman pemerintah) tidak sowan kepada beliau-beliau.

“Segenap keluarga besar Yayasan Kholiliyah Bangsri memohon maaf lahir batin atas semua kesalahan. Kami berharap semua pihak dapat bersabar dan bekerjasama dalam menghadapi pandemi ini bersama serta tetap saling memaafkan dan mendoakan,” pungkas Kiai Ma’arif. (ip)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan

22 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd
Trending di Kabar