Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

Kabar · 31 Okt 2021 05:14 WIB ·

Rabiul Awal Bulan Istimewa Bagi Umat Islam


 Rabiul Awal Bulan Istimewa Bagi Umat Islam Perbesar

Fatayat NU Jambu Timur peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Siti Lahiriyah Amini)

nujepara.or.id – Bulan Rabiul Awal atau yang dikenal dengan bulan Maulid dalam kalender Hijriah merupakan bulan istimewa bagi umat islam. Karena di bulan tersebut, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dengan penuh kegembiraan, banyak umat muslim yang mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah Fatayat NU Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (27/10/2021). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mushola Nurul Huda. Acara tersebut dihadiri oleh jamaah pengajian rutinan, anggota fatayat NU Jambu Timur dan mahasiswa KKN RDR-77 Kelompok 140 UIN Walisongo Semarang.

Salah satu  rangkaian acara yaitu pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dibacakan mahasiswa KKN. Hj Nafsiyah  selaku ketua panitia dalam sambutannya berpesan agar sebagai umat Islam harus saling tolong menolong, rukun, bersatu dan teguh kukuh sebagai orang Islam. “InsyaAllah hidupnya berkah,” ujarnya.

Sebelum mau’idlah hasanah panitia membagikan makanan. Makanan tersebut tidak dibungkus kertas minyak atau stereofom, namun di tempatkan pada nampan ukuran sedang yang kemudian dimakan bersama-sama. Adat tersebut dinamakan kepungan.

Kepungan dalam KBBI berarti, mengepung, upacara makan bersama dan selametan. Kepungan dalam acara ini dimaksudkan sebagai rasa syukur dan mengharap dapat berkah atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

KH. Prihatin dalam mauidlahnya menuturkan bahwa memperingati maulidur Rasul merupakan salah satu cara kita untuk mengungkap rasa bahagia atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Tidak hanya itu, menurutnya sebagai umat Islam harus patuh terhadap syariatnya Nabi, yaitu Rukun Islam, karena syariat Nabi tidak ada yang berani untuk mengubahnya. “Barang siapa yang patuh InsyaAllah akan selamat dan mendapatkan syafaat kelak di yaumil kiamah,” tuturnya. (sl)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus

22 Juni 2024 - 19:30 WIB

Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1445 H di Majlis an-Nahdhoh, Jepara

Alhamdulillah, Pengecoran Lantai 3 RSU Aseh Rampung, Rais Syuriah: Kita Punya Tanggung Jawab Organisasi dan Moral Agar Rumah Sakit Ini Bisa Segera Operasional

22 Juni 2024 - 19:04 WIB

Kondisi lantai 3 RSU Aseh setelah dilakukan pengecoran. Hingga Sabtu (22/6) ini masih dilakukan penyiraman di titik pengecoran itu.

PC Fatayat NU, Perempuan-perempuan Tangguh Dibalik Pembangunan RSU Aseh Jepara

21 Juni 2024 - 20:31 WIB

Forum Lingkar Diskusi Nilai Hijrah (Li Dinihi): Mencari Sosok Pemimpin Jepara

21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah

17 Juni 2024 - 08:56 WIB

Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah yang digelar di pondok pesantren An Nur Mangunan, Sabtu (15/6/2024) dihadiri sejumlah Pengurus MWC NU Tahunan, Rois Syuriyah Ranting, dan ratusan santri.

UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah

1 Juni 2024 - 20:48 WIB

Trending di Kabar