Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Hujjah Aswaja · 8 Nov 2024 15:47 WIB ·

Semangat Kepahlawanan dan Jiwa Altruisme Sosial


 Semangat Kepahlawanan dan Jiwa Altruisme Sosial Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id – Jepara, memiliki kebanggan tersendiri dalam memperingati hari Pahlawan yaitu bersemayam dua Pahlawan Nasional Perempuan handal ada di Jepara; Ratu Kalinyamat dan Raden Ajeng Kartini.

Kedua Pahlawan Nasional Jepara adalah pendorong dan pendobrak generasi muda Jepara sebagai pembangun fondasi yang kokoh untuk berjuang mengatasi problematika sosial baik kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan. Olehnya, Pahlawan masa kini tidak hanya didefinisikan dengan keberanian di medan perang, melainkan didefinisikan juga dengan menciptakan kepedulian terhadap sesama dan tekad untuk mengatasi masalah sosial yang melibatkan seluruh warga negara, dengan kata lain; semangat Pahlawan tidak hanya relevan dalam konteks sejarah, tetapi juga akan menjadi inspirasi untuk mengatasi problem problem sosial yang aktual seperti kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan sosial, kenakalan remaja dan patologi sosial lainnya. Makna kontekstualisasi Pahlawan tersebut menjadi makna yang hidup dan berkelanjutan dari masa ke masa.

Spirit makna Pahlawan diatas harus ditangkap oleh generasi muda sekarang untuk bisa dimanifestasikan baik oleh individu maupun kelompok yang memiliki jiwa relawan dan peduli terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya melalui kegiatan kegiatan yang positif baik membuat perencanaan program sosial ekonomi yang baik dan atau menciptakan pendampingan sosial dengan langkah langkah nyata seperti; merencanakan program bantuan sosial, pelatihan ketrampilan, pengembangan ekonomi lokal, membentuk komunitas heritage dan cinta budaya, membentuk komunitas ragam bahasa dan lain sebagainya yang semua itu akan menjadi penghormatan yang terbaik terhadap semangat Pahlawan.

Sinergitas kontekstualisasi makna Pahlawan dengan realitas sosial sekarang ini, membuka ruang kepada siapa pun dan khususnya generasi muda untuk menjadi “pahlawan pada dan di-zamannya” sebagai upaya aktualisasi diri dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memaknai tema besar Hari Pahlawan 2024; Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu.

Artikel ini telah dibaca 186 kali

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini
Trending di Budaya