Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Hujjah Aswaja · 1 Apr 2024 04:47 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (21)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (21) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Nadhom
(14)

Fashlun
Fittakhdziri min Hawa an Nafsi

Fa Inna Amma Rotiy Bissui Matta’adot # Min Jahliha Binadziris Syaibi Wal Haromi

Makanya saya tidak menerima nasehat dari orang tua dari celaannya kepada saya bukan karena nafsu amarahku yang memerintahkan berbuat tercela yang kemudian aku tidak menerima nasehatnya dari sisi banget bodohnya utusan orang tua atawa sebab tuwanya akan tetapi orang tuwa tersebut menasehati tentang datangnya kematian dan hilangnya amal dengan sebab ketuwaan beliau.


Fa in qulta seperti apa artinya lafald Ammarotiy Bissui; karena berupa amar itu nafsu, dan berupa ma’mur itu juga nafsu maka anta amar dan ma’mur itu satu kesatuan.


Fal Jawab; Apabila nafsu itu berbeda atau bertentangan dg syari’at maka dsb “amar bissui” dan ketika perintah maka nafsu itu dsb “ma’mur”.


Sesungguhnya amar bissui itu nafsul insan. Sedangkan ma+mur itu badanul insan. Maka nafsu mengajak badanul insan di dalam masalah syahwat sedangkan nafsu amarah itu nafsu yang mengajak untuk tidak melakukan perkara syariat. Maka apa pun yang diinginkan nafsu itu terturuti dan tidak bisa di cegah dan tidak mungkin mau mengikuti jalan yang benar dan tiadk mungkin mendapatkan “nurul hidayah”.

Seperti dawuh Gusti Allah SWT di dalam cerita Sayyidina Nabi Yusuf AS ; Annan Nafsa La Ammarotum Bissui dan Ana Nafsul Lawwamah yaitu nafsu yg terjebak di dalam kema’siyatan karena sudah dari awalnya ditaqdir dengan ma’siyat.


Sedangkan nafsul muthmainnah yaitu nafsu yang tenang dan nerima yaitu menerima iman dan kebenaran janji Gusti Allah SWT. Maka nafsul muthmainnah itu selamanya mengikuti perintah ila Liqoillahi Subhanahu Wa Ta’ala yg telah disebutkan di dalam.al Qur’an; Ya Ayyatuhan Nafsul Muthmainnah kemudian berkata syech Imam al Bushiriy yg diathafkan dengan lafald “matta’adot”.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh.. Amin Amin Amin

Bersambung..

Artikel ini telah dibaca 121 kali

Baca Lainnya

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural

21 April 2026 - 15:51 WIB

H. Hisyam Zamroni

R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

19 April 2026 - 18:37 WIB

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri
Trending di Hujjah Aswaja