Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Kabar · 23 Apr 2026 21:46 WIB ·

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat


 Muslimat NU Jepara Perbesar

Muslimat NU Jepara

NU JEPARA- Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Jepara menggelar Halal Bihalal sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 di Gedung Wanita Jepara penuh khidmat dan kehangatan, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) yang diwakili Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar). Hadir juga Ketua Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah Hj. Ismawati, Ketua Tanfidziyah dalam PCNU Kabupaten Jepara Charis Rohman, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna dan undangan yang hadir.

Ketua Muslimat NU Jepara, Hj. Noor Aini, mengatakan bahwa peringatan harlah bukan sekadar seremonial, melainkan ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan program organisasi. Harlah Ke-80 Muslimat NU bertema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban”.

Ia menambahkan, Muslimat NU memiliki peran strategis dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan perempuan. Oleh karena itu, sinergi antaranggota dan kepengurusan dinilai penting untuk ikut mewujudkan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS).

“Melalui momentum Harlah ke-80 ini, kami ingin memperkuat organisasi agar semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah, Hj. Ismawati menegaskan, Organisasi NU lahir dan besar di Jawa Tengah. Kehadiran organisasi ini semakin menegaskan dukungan terhadap eksistensi dan kontribusi Muslimat NU dalam pembangunan sosial dan keagamaan.

Dia berharap, sebagai central NU, Muslimat tetap solid dan semangat dalam mendukung program pemerintah.

“Muslimat NU telah membuktikan perannya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) menyampaikan, dengan bertambahnya usia organisasi, Muslimat NU Jepara diharapkan semakin matang dan mampu menjadi garda terdepan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebangsaan.

Gus Hajar menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung program-program pemerintah. Menurutnya, organisasi perempuan seperti Muslimat NU memiliki posisi strategis dalam menyukseskan berbagai kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat.

Keterlibatan perempuan tidak hanya sebatas pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam pembangunan, terutama di sektor sosial, pendidikan, dan pemberdayaan keluarga.

“Program pemerintah juga
memerlukan peran perempuan, salah satunya melalui Muslimat NU yang selama ini aktif di tengah masyarakat. Kami berharap organisasi ini ikut berperan menyukseskan pembangunan di Jepara,”tegasnya.

Halal Bihalal sekaligus peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU merupakan rangkaian Hari Jadi Ke-477 dan dan Peringatan Hari Kartini Ke-147 Kabupaten Jepara.

Acara diisi dengan Pengajian Umum yang menghadirkan Hj. Nawal Nur Arafah yang juga sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah.

Harlah Ke-80 juga melantik Ikatan Haji Muslimat (IHM) dan Pimpinan Anak Cabang Muslimat (PAC) Nadlatul Ulama (NU) Se-Kabupaten Jepara Periode 2026-203. (*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.
Trending di Bahtsul Masail