Menu ✖

Mode Gelap
Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Kabar · 17 Agu 2020 13:54 WIB ·

Mahasiswa Syari’ah Juara Orasi Mahasiswa Unisnu


 Mahasiswa Syari’ah Juara Orasi Mahasiswa Unisnu Perbesar

nujepara.or.id – Emil Hakim Aba, Mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam kembali menorehkan prestasinya sebagai juara pertama dalam Lomba Orasi Mahasiswa Unisnu Jepara. Prestasi ini merupakan yang ketiga setelah sebelumnya meraih Juara III Nasional Orasi Pancasila tahun 2020 di Universitas Padang, Juara I Lomba Kreasi Video Festival Syariah BEM Fakultas Syariah dan Hukum Unisnu Jepara.

Dengan semangat menggelora,  Emil kembali meraih juara dalam Lomba Orasi yang diadakan oleh BEM Fakultas Unisnu Jepara bekerja sama dengan Yaptinu dan Universitas dalam rangka memeriahkan Harlah Unisnu ke-29.

“Alhamdulillah, tentu bersyukur. Karena dapat berkompetisi dengan orator-orator  hebat Unisnu Jepara, meski sebelumnya sempat minder, tapi karena sudah komitmen untuk belajar dan tambah pengalaman maka harus yakin apa pun hasilnya. Harapan saya untuk Fakultas Syariah dan Hukum ke depan adalah Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum agar benar-benar menjadi mahasiswa yang hidup, bukan mahasiswa yang hidup tapi mati karena tak punya citra dan harga diri. Dengan mengikuti event-event dan kompetisi maka skill mahasiswa akan terisi dan tentu akan menambah banyak pengalaman dan relasi,” ucapnya.

Lomba Orasi yang dilaksanakan di depan Gedung Fakultas Ekonomi Bisnis, Rabu (12/8/2020) mengangkat tema Peran Mahasiswa NU dalam Merupa Peradaban Islam Nusantara.

Kesempatan itu Emil menyampaikan orasi berjudul Menjadi Mahasiswa NU Cendekiawan di Tengah Keberagaman. Pada akhir dari orasinya ia berpesan untuk menjadi mahasiswa tidak boleh hanya sekadar menjadi mahasiswa.

“Tetapi harus diimbangi dengan bekal yang kuat, literasi yang cukup, pengalaman, serta wawasan yang memadai. Karena persaingan dan tantangan global juga semakin kuat. Untuk bisa menjadi mahasiswa NU yang cendekiawan di tengah tantangan global, hal tersebut tidak dapat diraih hanya dengan kepandaian akal melainkan juga kecerdasan moral,” pungkas Emil. (Lutviani)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?
Trending di Kabar