Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Hujjah Aswaja · 24 Mar 2024 04:57 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (13)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (13) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Nadhom
(6)

Wa La A’arotka Lawna ‘Abrotin Wa Dhona # Dzikrul hiyami Wa Dzikrun Sakinil Khiyami

Lafald A’Arotka itu fi’il madhi. Adapun fa’ilnya lafald dzikro dan lafald Lawna ‘abrotin menjadi ma’ulnya lafald A’arotka. Sedangkan ‘Abrotin adl Mudhof ilaih. Maka maknanya seperti ini;


Manakala engkau tidak jatuh cinta kepada sang kekasih maka sesungguhnya engkau tidak menyerahkan dengan jalan meminjam. Apakah engkau ingat tentang khimah? Dan apakah engkau ingat orang yang ada di dalam khimah?


Engkau tidak meneteskan air mata yg berbeda. Dan begitu kurus badanmu karena enggan makan dan minum yang kesemua itu menjadi tanda bahwa engkau jatuh cinta kepada sang kekasih hati. Maka makna dari ‘abrotin itu adalah air mata, sedangkan dhona itu maknanya sakit.
Cucuran air matamu di pipi itu bagaikan hiasan intan permata yang indah yang dikalungkan kepadamu hal itu dsb “lawna ‘abrotin”. Dan kurusnya badanmu karena enggan makan dan minum itu seakan akan pakaianmu yg bagus dan itu semua menjadi hiasan seorang yg jatuh cinta seperti halnya memakai pernik pernik hiasan yang indah.


orang tidak akan pernah mengingkarinya jika sudah memakai lawna ‘abrotin dan dhona saat saat asyiq mabuk cinta dan jatuh cinta.


Sedangkan makna khimah dlm adat ‘arab adl “jarik”, artinya; manakala engkau jatuh cinta kepada sang kekasih akan muncul dua tanda;

Pertama, merasakan lawna ‘abrotin yaitu meneteskan air mata bukan karena “ikhtiyariy” karena memang membayang khimah dan sang kekasih yg ada di dalam khimah.

Kedua, badan yg kurus kering karena tidak bisa makan dan minum yang hanya memikirkan khimah dan sang kekasih yg ada di dalam khimah. Maka tidak boleh satu pun mengingkari ada orang jatuh cinta diatas jatuh cinta krn jelas tanda tandanya yg sudah jelas diterangkan oleh syech al Imam al Bushiriy bagaimana rasanya jatuh cinta.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh.. Amin Amin Amin

Bersambung..

Artikel ini telah dibaca 156 kali

Baca Lainnya

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural

21 April 2026 - 15:51 WIB

H. Hisyam Zamroni

R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

19 April 2026 - 18:37 WIB

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri
Trending di Hujjah Aswaja