Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Headline · 24 Mei 2023 13:53 WIB ·

Ranting NU Nalumsari Merancang Pengoptimalan Koin-NU


 Ranting NU Nalumsari Merancang Pengoptimalan Koin-NU Perbesar

Pemenuhan kebutuhan pelunasan lahan wakaf untuk gedung ranting NU Nalumsari perlu disiasati dengan beragam strategi. Dengan membedakan penghimpunan infaq dan shadaqah Lazisnu, Koin NU bisa dikhususkan pada pelunasan tanah wakaf gedung ranting yang sedang berjalan.

Perbedaan pembagian dan cara penghimpunan infaq dan shadaqah itu, disampaikan oleh Kyai Harsono Al Hafidz dalam Selapanan Bersama Banom NU Ranting Nalumsari pada Selasa, 23 Mei 2023.

Kegiatan yang bertempat di Masjid Arrofi’iyah, Dukuh Gerjen Desa Nalumsari itu diikuti seluruh Badan Otonom NU se-Desa Nalumsari, dengan sekitar 200 jamaah. Oleh karenanya, forum rutin tersebut sekaligus menjadi forum gabungan tertinggi di tingkatan ranting untuk memutuskan kebijakan strategis pengembangan program ranting.

“Arah kebijakan jam’iyah NU di desa Nalumsari harus tetap mensyiarkan tradisi NU itu sendiri, sekaligus memberikan solusi bagi persoalan-persoalan warga Nahdliyin.” ujar Kyai Miftahus Surur Al Hafidz yang juga menjadi takmir masjid kegiatan malam Rabu itu.

Kyai Miftah menambahkan bahwa semua dusun atau anak ranting harus menjaga identitas ritual NU, seperti khaul cikal bakal, selapanan, istighosah, tahlilan, dan pengajian kitab kuning. “Adanya selapanan secara bergilir dari tiap dusun tentu akan meningkatkan kebersamaan serta guyup rukun untuk menyukseskan program NU setempat”, lanjut kyai muda itu.

Kyai Harsono sebagai wakil ketua Tanfidziyah ranting Nalumsari mengingatkan kembali tentang program pelunasan tanah NU. Hal yang mesti difikirkan bersama setelah menyelesaikan pelunasan tanah NU adalah tahap pembangunan gedung. Skema donasi pembelian dan pembangunan tentu membutuhkan respon serta gerak bersama seluruh unsur NU di Desa Nalumsari.

Mengoptimalkan KONU atau Koin NU adalah strategi yang tidak bisa dilewatkan. Hal itu dipengaruhi pontensi perekonomian warga Nahdliyin di Desa Nalumsari termasuk sangat besar. “Langkah yang dibutuhkan dalam kepengurusan adalah secepatnya membuat saluran koordinasi di tingkatan Ranting. Langkah itu perlu dilakukan agar potensi penghimpunan dana melalui Lazisnu dapat terkelola secara maksimal dan berdampak langsung pada masyarakat.

(Shofa)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Pintu di Ujung Perjalanan

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

ILUSTRASI Pintu di Ujung Perjalanan

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja