Menu

Mode Gelap
Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara PCNU Jepara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Sumberrejo Donorojo PCNU Jepara Buka Posko Peduli Bencana 2026, Tingkatkan Sinergi untuk Penanggulangan Bencana Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103 Digelar di Pusat Pemerintahan Jepara, Teguhkan Persatuan dan Komitmen Kebangsaan Praktikum Haji, Prodi PAI UNISNU Jepara Gelar Manasik di Wisata Edukasi Religi Boyolali

Kabar · 18 Feb 2020 09:11 WIB ·

2020, Pergunu Jateng Targetkan 10.000 Anggota


 2020, Pergunu Jateng Targetkan 10.000 Anggota Perbesar

Ketua PW Pergunu Jateng, Faojin paparkan program kerja. (Foto: NU Jepara)

nujepara.or.id – Ketua PW Pergunu Jawa Tengah, HM Faojin saat menjadi pemateri dalam Sarasehan Pendidikan yang digelar PC Pergunu Jepara bertempat di MI Darul Hikmah Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Ahad (16/2) siang menyatakan di tahun 2020 ini pihaknya menargetkan 10.000 anggota.

“Di akhir tahun 2019 Pergunu Jateng memiliki 2000 anggota. Februari 2020 ini sudah memiliki 4000 anggota. Sedangkan di akhir tahun 2020 kami menargetkan 10.000 anggota,” katanya dalam Sarasehan Pendidikan bertajuk “Membongkar Teologi Wahabi Memperkokoh Akidah Sunni” ini.

Pihaknya bisa mengetahui hal itu lewat data base utamanya Kartu Tanda Anggota (KTA). Dijelaskan Faojin data base dan KTA merupakan salah satu program strategis PW Pergunu Jateng tahun 2020.

Kepada 50an peserta dirinya menyemati Pergunu Jepara agar terus bergerak. Dipaparkan Faojin program kerja yang perlu segera dilakukan PC Pergunu adalah pembentukan PAC se-Kabupaten Kota dan data base Pergunu se-Kabupaten/ Kota.

“Adapun yang sudah membentuk Pergunu di tingkat PAC di antaranya Banyumas, Kudus, Kendal, Wonosobo, dan Wonogiri. Semoga PC Pergunu Jepara segera menyusul,” harapnya.

Pihaknya menegaskan KTA dan data base Pergunu penting dilakukan. Pertama, hal itu dilakukan jika ada membutuhkan jumlah anggota Pergunu Jateng lewat data itu, lanjutnya sudah bisa menjawabnya. Kedua, KTA yang dibuat dengan membayar 50.000 per anggota memiliki banyak fungsi. Salah satunya anggota bisa mengikuti beasiswa kerjasama PW Pergunu Jateng dengan perguruan tinggi yang ditunjuk.

Dalam paparannya bertajuk “Penguatan Aswaja Guru NU” itu ia mengingatkan kepada pengurus dan anggota Pergunu untuk tidak menjadi anggota “batu nisan”. “Menjadi anggota yang hanya diketahui kapan lahirnya dan kapan meninggalnya saja tetapi tidak pernah berkarya,” sindirnya.

Sehingga kesempatan itu dirinya mengapresiasi Ketua PC Pergunu Jepara yang sudah menerbitkan karya. “Menulis buku sudah dimulai Pak Nur Khandir (Ketua Pergunu Jepara). Semoga bisa menular kepada guru-guru yang lain,” harapnya lagi.

Dengan berkarya, lanjutnya mempermudah jalan rezeki. Serta wahana untuk terus belajar, belajar, dan terus belajar. (ip)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara

19 Januari 2026 - 14:36 WIB

PCNU Jepara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Sumberrejo Donorojo

15 Januari 2026 - 09:58 WIB

PCNU Jepara Buka Posko Peduli Bencana 2026, Tingkatkan Sinergi untuk Penanggulangan Bencana

13 Januari 2026 - 19:11 WIB

Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103 Digelar di Pusat Pemerintahan Jepara, Teguhkan Persatuan dan Komitmen Kebangsaan

9 Januari 2026 - 14:47 WIB

Tahun 2026 Bakal Muncul 4 Gerhana Matahari dan Bulan

8 Januari 2026 - 16:43 WIB

Praktikum Haji, Prodi PAI UNISNU Jepara Gelar Manasik di Wisata Edukasi Religi Boyolali

8 Januari 2026 - 16:24 WIB

Trending di Kabar