Menu ✖

Mode Gelap
Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno Mau Sampai Kapan Ikut “Zaman Edan”?

Kabar · 9 Feb 2026 16:31 WIB ·

Inovasi Digital Dorong Daya Saing Kopi Lokal, KKN UNISNU Jepara Berkolaborasi dengan Taruna Tani Mapan Desa Sumanding


 Inovasi Digital Dorong Daya Saing Kopi Lokal, KKN UNISNU Jepara Berkolaborasi dengan Taruna Tani Mapan Desa Sumanding Perbesar

nujepara.or.id – Upaya penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis digital terus dilakukan di Desa Sumanding, Kabupaten Jepara. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) XX UNISNU Jepara Posko Sumanding 1 menjalin kolaborasi strategis dengan kelompok Taruna Tani Mapan (TAMPAN) guna meningkatkan daya saing produk kopi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dan inovasi produk.

Kolaborasi ini diawali dengan kegiatan observasi lapangan yang dilaksanakan pada Selasa (13/1/2026) di kediaman Bapak Kasmijan, salah satu pelaku usaha kopi lokal Desa Sumanding.

Dari hasil diskusi tersebut, teridentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM kopi, di antaranya lemahnya digital branding dan pemasaran, pengelolaan administrasi usaha yang belum tertata, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang belum akurat, serta keterbatasan jangkauan pemasaran berbasis digital.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN menggelar kegiatan sosialisasi dan workshop perdana pada Sabtu (24/1/2026) yang berfokus pada penguatan visual produk dan eksistensi digital. Workshop ini menghadirkan Faiq, mahasiswa KKN Sumanding 1, sebagai narasumber dengan tema “Digital Branding dan Teknik Foto Produk”.

Peserta dibekali pelatihan teknik pengambilan foto produk yang estetis dan menarik hanya dengan menggunakan ponsel, sehingga mampu meningkatkan daya tarik produk di media sosial.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan teknis pembuatan toko daring di platform e-commerce Shopee yang dipandu oleh Sahrul. Melalui langkah ini, diharapkan produk kopi Desa Sumanding tidak lagi bergantung pada sistem penjualan konvensional, melainkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas hingga tingkat nasional.

Program pemberdayaan berlanjut pada Sabtu (31/1/2026) dengan pelatihan penyusunan proposal formal serta penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP).

Materi ini disampaikan oleh Latifah dan Cindy, mahasiswa KKN Sumanding 1. Pelatihan tersebut dinilai penting guna membantu petani dan pelaku usaha kopi dalam menetapkan harga jual yang terstandar, kompetitif, dan tetap menguntungkan secara bisnis.

Di sela-sela kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN XX Sumanding 1 UNISNU Jepara juga memperkenalkan inovasi produk berupa kemasan “Drip Bag Travel” kepada para peserta sebagai alternatif kemasan kopi yang praktis dan modern.

“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menghadirkan inovasi produk yang praktis, dapat disajikan kapan saja dan di mana saja, serta mengikuti tren pasar kopi kekinian,” ujar Bagas, inisiator kemasan Drip Bag Travel.

Salah satu peserta kegiatan turut mengapresiasi inovasi tersebut. Melalui sinergi antara akademisi dan kelompok Taruna Tani Mapan, inovasi kemasan serta penguatan kapasitas digital ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar modern tanpa menghilangkan cita rasa autentik kopi Desa Sumanding.

“Kopi Sumanding yang biasanya dikemas sederhana, kini tampil lebih premium seperti kopi di kafe-kafe perkotaan. Selain itu, drip bag membuat proses penyeduhan jauh lebih praktis,” ungkapnya.

Program ini menjadi langkah awal menuju terwujudnya desa mandiri dengan daya saing produk yang lebih tinggi serta pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

PPG Tambah Program, FTIK UNISNU Jepara Submit Proposal Bidang Studi PGSD

18 September 2026 - 11:00 WIB

Trending di Kabar