Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 8 Apr 2026 18:39 WIB ·

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global


 UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Perbesar

nujepara.or.id – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melalui UPT Layanan Internasional sukses menyelenggarakan GLOCAL: Global-Local Dialogue Series 2026 secara daring.

Kegiatan ini mengusung tema “Cultural Heritage as a Foundation for Global Presence” dan diikuti peserta dari berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional. Acara ini berlangsung pada Selasa, 7 April 2026.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber dari berbagai negara, yakni Meilinda dari Fujian Polytechnic Normal University, China; Assoc. Prof. Dr. Tubagus Achmad Darodjat dari Rajamangala University of Technology Krungthep, Thailand; serta Dr. Yusi Rahmawati dari Politeknik Bumi Akpelni Semarang.

Melalui forum ini, UNISNU Jepara mendorong penguatan perspektif global tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Para narasumber menyoroti pentingnya identitas budaya dalam menghadapi arus globalisasi, mulai dari budaya Tiongkok, kuliner Thailand, hingga potensi warisan pesisir Jepara sebagai kekuatan pariwisata maritim.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta dalam sesi tanya jawab. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah kolaborasi akademik lintas negara yang inspiratif.

Melalui GLOCAL Dialogue Series 2026, UNISNU Jepara menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional serta mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam perspektif global.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai ruang strategis untuk mengembangkan wawasan global generasi muda. Dengan demikian, warisan budaya tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam percaturan dunia internasional.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Trending di Budaya