Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 18 Mei 2020 23:00 WIB ·

IPPNU Kedung Gelar Ngaji Asyik


 IPPNU Kedung Gelar Ngaji Asyik Perbesar

nujepara.or.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan Ngasik (Ngaji Asyik) perdana dengan tema good action good conception dengan narasumber ketua PC IPPNU Jepara Wiwik Widayati, Jum’at (15/5/2020) kemarin. 

Lilik sapaan akrab Ketua PAC IPPNU Kedung menyampaikan kegiatan tersebut wujud program kerja di masa pandemi. Ngaji asyik tersebut mengambil tema “good action good conception” dengan alasan memberikan semngat baru untuk seluruh ranting di Kedung yang terbilang  masih baru dalam kepengurusannya yang masih butuh motivasi organisasi yang sesuai dengan aturan yang ada.

Wiwik Widayati selaku narasumber pada kegiatan tersebut memulai bincang sorenya dengan perkenalan dan sapa kader se-Jepara. Wiwik juga mengapresiasi kepada seluruh PAC IPPNU yang sudah aktif dan banyak inovasi inovasi demi perbaikan organisasi ke depannya. Di antaranya memberikan apresiasi kepada PAC kedung yang telah membuat ide untuk membuat database ketua IPNU dan IPPNU se Kecamatan Kedung dan hal ini juga dilakukan oleh beberapa PAC yang lain.

Tidak hanya itu, Wiwik juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PAC Keling yang mana dalam pantauannya di media sosial berhasil mebuat inovasi baru dengan membuat peta lokasi ranting se Kecamatan Keling yang juga mulai diakomodir oleh beberapa PAC yang lain.

Bentuk-bentuk inovasi seperti ini memang sangat dibutuhkan untuk pendataan kader yang ada. Banyaknya template ketua ranting se Kecamatan dan juga lokasi ranting menjadi sebuah kebanggaan bagi penggagas pertama. Jangan kemudian merasa karyanya diplagiasi namun berbahagialah karena karya rekan dan rekanita diterima dengan baik oleh PAC Pac yang lain. Ini menandakan bahwa ide rekan dan rekanita layak untuk dikonsumsi publik dan menginspirasi banyak orang,” terangnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar