Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 26 Mar 2021 07:11 WIB ·

GP Ansor Bangsri Gandeng Kesbangpol Perkuat Wawasan Kebangsaan


 GP Ansor Bangsri Gandeng Kesbangpol Perkuat Wawasan Kebangsaan Perbesar

Sosialisasi wawasan kebangsaan kerja bareng PAC GP Ansor Bangsri dan Kesbangpol. (Istimewa)

nujepara.or.id – Dalam rangka memperkuat kaderisasi, Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara menyelenggarakan pelatihan bersama Kesbangpol Jepara.

Acara dilaksanakan di Pesantren Sadamiyah Guyangan, Jumat (26/3) pagi.

Kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dalam rangka Penguatan dan Pemantapan Ideologi Pancasila itu diikuti puluhan kader dari sejumlah ranting PAC Bangsri. Masing-masing ranting mengirimkan minimal dua kader.

Beberapa materi dan narasumber seperti dari kiai, kepolisian, TNI, akademisi, dan praktisi turut mengisi acara tersebut. Diharapkan dari materi yang disampaikan dari para narasumber dapat menjadikan para peserta menjadi lebih memahami tentang akar-akar gerakan radikal yang mengancam eksistensi kebangsaan.

Ketua PAC GP Ansor Bangsri, Ahnafudin menyampaikan bahwa radikalisasi dalam hal beragama pada khususnya masih menjadi ancaman dewasa ini. Fonomena tersebut digambarkan sebagaimana gunung es, di mana terorisme yang muncul di permukaan hanya sebagian kecil dari gerakan radikal yang ada di tengah masyarakat.

“Atas dasar itu, kegiatan pelatihan ini diselenggarakan bersama dengan pemerintah Kabupaten Jepara,” jelasnya.

Selain sosialisasi tentang wawasan kebangsaan, kegiatan ini dilanjutkan dengan pelatihan mendeteksi paham radikalisme agama.

Pelatihan ini akan lebih menekankan dari pengalaman di lapangan dari para kader Ansor terkait dengan potensi radikalisasi agama. Acara direncanakan diselenggarakan sampai dini hari.

Sebagai tindak lanjut, para peserta yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat mencermati potensi radikalisasi agama di lingkungannya masing-masing. Setelah mencermati dan memahami, langkah selanjutnya para kader dapat melakukan antisipasi atau pencegahan. (md)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar