Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Kabar · 22 Okt 2021 13:04 WIB ·

Siaga Jiwa Raga, Komitmen Santri untuk Indonesia


 Siaga Jiwa Raga, Komitmen Santri untuk Indonesia Perbesar

Upacara Hari Santri di Unisnu Jepara. (Foto: Istimewa)

nujepara.or.id – Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (Unisnu) Jepara menggelar upacara Peringatan Hari Santri 2021 bertempat di Lapangan Kampus, Jumat (22/10). Upacara diikuti dosen, karyawan, mahasiswa dan segenap sivitas akademika Unisnu Jepara.

Rektor Unisnu Jepara, H. Sa’dullah Assa’idi yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan sambutan dari Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. “Maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia,” ujarnya.

Disampaikan siaga jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia.

Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia. “Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai ‘tirakat’ lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara bendera, Peringatan Hari Santri tahun ini juga diisi dengan Istighotsah Santri untuk Negeri yang diselenggarakan di ruang seminar Perpustakaan lantai 3 di hari yang sama. Istighotsah ini merupakan ikhtiar bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. (ro)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar