Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Kabar · 25 Okt 2021 13:17 WIB ·

Hari Santri, IPNU-IPPNU Petekeyan Gelar Gebyar Maulid


 Hari Santri, IPNU-IPPNU Petekeyan Gelar Gebyar Maulid Perbesar

KH. Zubaidi Masyhud sampaikan tausiyah untuk kader IPNU IPPNU.

nujepara.or.id – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri tahun 2021, Pimpinan Ranting (PR) IPNU – IPPNU Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara menggelar Gebyar Maulid yang diisi dengan berbagai lomba untuk pelajar di Desa Petekeyan.

Perlombaan yang digelar mulai dari jenjang PAUD sampai MA dan Antar Mushala Pondok Pesantren. Ada 7 lomba yang digelar yaitu Srakalan, Adzan, Membaca Al-Barjanji, Olimpiade Aswaja, Tahfidz Juz Amma, Mewarnai, Imlak. Kegiatan lomba berlangsung Senin – Rabu (18-20/10/2021) yang tersentral di Gedung NU Desa Petekeyan.

Ketua PAC IPPNU Tahunan Rafelia Agustiani mengapresiasi kegiatan tersebut. menurutnya kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini tentunya akan berdampak besar terhadap pergerakan IPNU IPPNU di Desa Petekeyan.

“Semoga pergerakan IPNU-IPPNU di Ranting tambah masif pasca kegiatan ini dan anggota kader tambah banyak,” harap Rafelia.

Selain beragam lomba acara puncaknya Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Desa Petelekeyan masa khidmah 2021-2023. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Baitu Hidayatit Taqwa yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, Badan Otonom Nahdlatul Ulama’ (Muslimat, Ansor, Fatayat), PAC, dan PC IPNU-IPPNU Jepara.

Hadir menyampaikan tausiyah KH. Zubaidi Masyhud. Dalam ceramahnya ia berpesan kepada kader IPNU-IPPNU agar mempunyai perangai akhlak mulia, ngluhurake agama Allah SWT lewat IPNU-IPPNU dengan niatan Lillahi ta’ala.

“Sebagai kader IPNU-IPPNU tidak boleh menjadi ajang sangar-sangaran. IPNU-IPPNU harus tetap mengkaji kitab kuning, dan yang utama ikut serta dalam pembangunan masyarakat (sosial),” pungkasnya. (aa)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar