Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 10 Mar 2016 05:02 WIB ·

Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren Asshiddiqi


 Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren Asshiddiqi Perbesar

Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren AsshiddiqiJepara,  Sudah 4 tahun ini Langgar Pesantren Asshiddiqi desa Robayan kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara memberikan sumbangsih untuk warga NU desa setempat dan sekitarnya berupa Pengobatan Masyarakat Gratis.
Program tahunan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pesantren kepada masyakarat khususnya dalam hal kesehatan. Untuk tahun ini kegiatan dipusatkan di Langgar Pesantren, Rabu (09/03) pagi.
Kegiatan yang sama sekali tidak dipungut biaya ini mendapat respon positif dari masyarakat. Sekitar 250 warga NU turut mengikuti kegiatan tersebut. K. Nur Faiq pengasuh Langgar Pesantren saat ditemui NU Online menjelaskan kegiatan merupakan program untuk melayani masyarakat yang mengalami masalah di bidang kesehatan.
Di samping itu, untuk memberikan semangat berjamaah demi syiar NU. “Dan yang tidak kalah penting, mas, sebagai wujud terima kasih pewaris langgar yang telah diberikan kepercayaan oleh masyarakat,” terang Wakil Katib PCNU Jepara ini.
Pengobatan masyarakat gratis ini didukung sepenuhnya oleh cucu perintis langgar H. Mudakir Jalal. Mudakir Jalal yang merupakan cucu dari Shidiq Saryani bersama tim dokter lain bersamaan dengan kegiatan ini menyumbangkan obat dan tenaga medis secara cuma-cuma.
“Peserta pengobatan bisa memeriksakan kesehatannya di program ini. Jika tergolong penyakit ringan pihak dokter memberikan obat gratis. Sedangkan untuk penyakit kategori berat untuk sementara dokter hanya bisa memberikan resep,” imbuh alumnus pesantren Sarang, Rembang ini.
Sebagai penerus langgar, Kiai Faiq tidak tinggal diam. Agar kegiatan ini sukses melalui pengajian rutin ahad pagi pengobatan ini dipromosikan. Selain itu, juga lewat spanduk yang dipampang di sepanjang jalan masuk ke langgar.
Kedepan kiai muda berusia 46 tahun ini berharap kegiatan ini semakin mendapat respon di hati masyakarat luas. Sehingga langgar pesantren tidak hanya mengurusi urusan keagamaan saja tetapi juga memperhatikan perihal kesehatan masyarakat juga. (sm)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar