Menu

Mode Gelap
Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Kabar · 10 Mar 2016 05:02 WIB ·

Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren Asshiddiqi


 Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren Asshiddiqi Perbesar

Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren AsshiddiqiJepara,  Sudah 4 tahun ini Langgar Pesantren Asshiddiqi desa Robayan kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara memberikan sumbangsih untuk warga NU desa setempat dan sekitarnya berupa Pengobatan Masyarakat Gratis.
Program tahunan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pesantren kepada masyakarat khususnya dalam hal kesehatan. Untuk tahun ini kegiatan dipusatkan di Langgar Pesantren, Rabu (09/03) pagi.
Kegiatan yang sama sekali tidak dipungut biaya ini mendapat respon positif dari masyarakat. Sekitar 250 warga NU turut mengikuti kegiatan tersebut. K. Nur Faiq pengasuh Langgar Pesantren saat ditemui NU Online menjelaskan kegiatan merupakan program untuk melayani masyarakat yang mengalami masalah di bidang kesehatan.
Di samping itu, untuk memberikan semangat berjamaah demi syiar NU. “Dan yang tidak kalah penting, mas, sebagai wujud terima kasih pewaris langgar yang telah diberikan kepercayaan oleh masyarakat,” terang Wakil Katib PCNU Jepara ini.
Pengobatan masyarakat gratis ini didukung sepenuhnya oleh cucu perintis langgar H. Mudakir Jalal. Mudakir Jalal yang merupakan cucu dari Shidiq Saryani bersama tim dokter lain bersamaan dengan kegiatan ini menyumbangkan obat dan tenaga medis secara cuma-cuma.
“Peserta pengobatan bisa memeriksakan kesehatannya di program ini. Jika tergolong penyakit ringan pihak dokter memberikan obat gratis. Sedangkan untuk penyakit kategori berat untuk sementara dokter hanya bisa memberikan resep,” imbuh alumnus pesantren Sarang, Rembang ini.
Sebagai penerus langgar, Kiai Faiq tidak tinggal diam. Agar kegiatan ini sukses melalui pengajian rutin ahad pagi pengobatan ini dipromosikan. Selain itu, juga lewat spanduk yang dipampang di sepanjang jalan masuk ke langgar.
Kedepan kiai muda berusia 46 tahun ini berharap kegiatan ini semakin mendapat respon di hati masyakarat luas. Sehingga langgar pesantren tidak hanya mengurusi urusan keagamaan saja tetapi juga memperhatikan perihal kesehatan masyarakat juga. (sm)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia
Trending di Kabar