Menu

Mode Gelap
Bronze Medal Diraih Mahasiswa UNISNU Jepara pada Japan Design, Idea & Invention Expo 2025 Mahasiswa UNISNU Sabet 2 Emas, Perak dan Perunggu pada Indonesia Challenge Taekwondo Championship 2025 Kemenpora RI Jelajah Turots Nusantara akan Dimulai dari Masjid Menara Kudus Workshop Public Speaking Pungkasi Rangkaian Harlah Muslimat NU Cabang Jepara ke-79, Diproyeksikan Tingkatkan Kualitas Kader Majelis An-Nahdloh Gus Nasrul, Himpun Kurban dari Luar Daerah Dibagikan di Jepara

Kabar · 27 Mar 2022 15:26 WIB ·

Reaktualisasi Pidato Mbah Hasyim Asy’ari


 Reaktualisasi Pidato Mbah Hasyim Asy’ari Perbesar

nujepara.or.id – Bulan Ramadan 1355 H atau 88 tahun yang lalu, Khadhrotus Syaikh Hasyim Asy’ari menyampaikan pesan penting kepada seluruh warga nahdliyin. Pesan itu diingatkan lagi oleh Rois Syuriah Jawa Tengah KH. Ubaidillah Shodaqoh baru-baru ini. Apa saja pesan dari muassis NU itu?
 
Rois Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh
 
Menurut Mbah Ubaid;  Mbah Hasyim menyitir pesan Nabi Isa AS (kepada para ashhabnya), “..innakum La tudrikuuna ma tuhibbuna, Illa bisshobri ‘ala ma takrohuuna!” (Sesungguhnya kalian, tidak akan pernah menggapai apa yang kalian cita-citakan, kecuali dengan bersabar atas “pahit getirnya” perjuangan!).
Lebih jauh, ihwal bersabar ini, beliau menekankan ; pengurus NU haruslah  tanggap dan membaca dinamika dan realitas yang ada. Realitas “ketidakpahaman” dan ‘ketidakmaubacaan” pada AD/ART .
Kedua, sikap “konsisten” haruslah dipegang teguh, atau “muqorroroh”  atas apa yang dicanangkan dalam garis garis besar maupun visi dan misi. Oleh karena itu, lanjut beliau dalam setiap konferensi para pengurus NU jangan hanya mencatat dan mendaftar berbagai “keinginan saja”. Tapi yg terpenting dari itu adalah pada kerja dan realisasinya.
Mbah Ubaid juga menggarisbawahi pidato Mbah Hasyim yang ketiga, yakni pengurus  NU haruslah “peka” terhadap dinamika problem -problem kemasyarakatan dan keumatan. Lalu bagaimana caranya meningkatkan taraf hidup warga jam’iyah dan tetap berdiri tegak mengawal mereka, bahkan sampai ketika terjadi konflik-konflik kepentingan semisal antara masyarakat Vs negara/pemerintah, maka pengurus NU harus membela hak hak warga masyarakat. (MRH)

Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Punya Lapangan, Warga Perum Kuwasharjo Gelar Upacara di Pos Ronda

18 Agustus 2025 - 07:31 WIB

Bronze Medal Diraih Mahasiswa UNISNU Jepara pada Japan Design, Idea & Invention Expo 2025

7 Juli 2025 - 19:58 WIB

Mahasiswa UNISNU Sabet 2 Emas, Perak dan Perunggu pada Indonesia Challenge Taekwondo Championship 2025 Kemenpora RI

6 Juli 2025 - 13:14 WIB

Jelajah Turots Nusantara akan Dimulai dari Masjid Menara Kudus

5 Juli 2025 - 17:39 WIB

Workshop Public Speaking Pungkasi Rangkaian Harlah Muslimat NU Cabang Jepara ke-79, Diproyeksikan Tingkatkan Kualitas Kader

30 Juni 2025 - 20:50 WIB

Suasana Workshop Public Speaking Muslimat NU Jepara yang digelar di Mutia Vie Cafe & Resto, Senenan, Tahunan, Jepara, Sabtu (28/6/2025).

Ranting NU Demangan Catatkan Sejarah, Lantik Tiga Banom Sekaligus dalam Acara Lailatul Ijtima’

27 Juni 2025 - 11:45 WIB

Trending di Headline