Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 19 Sep 2022 03:08 WIB ·

Resmi Dilantik, Ini Pesan Untuk Pengurus Ranting 3 NU Desa Wedelan


 Resmi Dilantik, Ini Pesan Untuk Pengurus Ranting 3 NU Desa Wedelan Perbesar

nujepara.or.id – PCNU Jepara melantik jajaran Pengurus Ranting 3 Nahdlatul Ulama Wedelan, Desa Wedelan Kecamatan Bangsri periode 2022 – 2027. Pelantikan pengurus dilaksanakan Sabtu (17/9/2022), di Masjid Baitul Jannah, Wedelan. 

Surat Keputusan Cabang NU No 0190/PC/A.11.a/H.081/X/2022 tentang Pengesahan Pengurus Ranting NU, Wedelan 3, Kecamatan Bangsri 2022 – 2027 menetapkan H. Abdul Rokib sebagai Syuriah dan H. Zainur Rokhman sebagai Tanfidziah Ranting 3 NU Wedelan. 

Pelantikan dilaksanakan oleh Sekretaris Tanfidziah PCNU Jepara Kiai Ahmad Sahil dan didampingi dari pengurus cabang dan pengurus MWC NU Kecamatan Bangsri. Hadir pula Kepala Desa Wedelan H. Abdul Jamal. 

Sekretaris Tanfidziyah PCNU Jepara Kiai Ahmad Sahil mengajak para pengurus maupun warga lainnya untuk merawat organisasi NU. Karena mayoritas umat muslim di Indonesia beramaliah Nahdlatul Ulama. 

Dan amaliah Nahdlatul Ulama itu sanadnya bersambung hingga Rasululloh SAW. Sehingga amaliah dengan sanad turun temurun mulai dari sahabat, tabi’in, ulama hingga para kiai NU itu tidak bertentangan dengan syariat Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Dikatakan, meski lintas zaman ulama NU masih tetap eksis. Mulai dari KH. Hasyim Asyari, hingga KH. Abdurrahman Wahid. Saat ini, NU juga melahirkan ulama-ulama besar lain seperti KH. Ahmad Bahauddin (Gus Baha).

Kiai Sahil juga menegaskan jika NU akan terus berjuang menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meski terus diserang sana sini, namun hingga kini NU harus tetap eksis menjaga NKRI. Sebab hal itu memang merupakan salah amanah dari para muasis NU.

“Menjaga NU itu sama artinya juga merawat NKRI. Semangat ini terus digaungkan mulai dari ranting hingga pusat,” ujar Kiai Ahmad Sahil.

Sementara itu, Ketua Tanfidziah Ranting 3 NU Wedelan H. Zainur Rokhman mengatakan, setelah terbentuk, pihaknya mengajak jajaran pengurus untuk bersama-sama memajukan NU di wilayah Desa Wedelan.

“Mari bersama-sama merawat NU. Agar NU bisa terus berkembang hingga akhir zaman,” ujar H. Zainur Rokhman. (Dian).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar