Menu

Mode Gelap
Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

Kabar · 19 Feb 2023 14:51 WIB ·

Meriahkan 1 Abad NU di Jambu Timur, Lailatul Hadrah ISHARI Tampilkan Tiga Jenis Hadrah


 Meriahkan 1 Abad NU di Jambu Timur, Lailatul Hadrah ISHARI Tampilkan Tiga Jenis Hadrah Perbesar

nujepara.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) NU Kabupaten Jepara menggelar Lailatul Hadrah, Sabtu (18/2/2023) malam atau 28 Rajab 1444 H. Kegiatan ini sekaligus untuk memeriahkan peringatan 1 Abad NU di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Jepara.

Turut hadir dalam kegiatan Lailatul Hadrah ini, pengurus PCNU Kabupaten Jepara, Pengurus PC ISHARI NU Jepara, PAC GP Ansor Kecamatan Mlonggo, Pengurus Ranting NU Jambu Timur, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Lailatul Hadrah merupakan aktivitas rutin bulanan yang digelar ISHARI NU Jepara.Kegiatan ini bersifat idaroh yang digelar secara bergiliran dari satu Pimpinan Anak Cabang (PAC) ke PAC Ishari lainnya yang ada di Kota Ukir.

Lailatul Hadrah yang digelar di Gedung NU Jambu Timur Mlonggo ini menampilkan tiga jenis hadrah yaitu Terbang Telon, Habsyi/Banjari dan Terbang ISHARI.  Penampil pertama Terbang Telon dari Tegalsambi Tahunan. Mereka melantunkan beberapa lagu salawat dengan khas model Terbang Telon yang merupakan terbangan asli Jepara.

Dilanjutkan acara Maulid Nabi dengan diiringi Hadrah ala Habsyi Banjari. Saat mahalul qiyam ditampilkanlah Terbang ISHARI. Terbangan model ini sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka bahkan sebelum Jam’iyah Nahdlatul Ulama didirikan.

Ketua PC ISHARI NU Jepara Abdul Wahid mengatakan ISHARI adalah wadah bagi jam’iyah hadrah. Badan otonom di bawah NU ini diproyeksikan bisa berkontribusi positif melindungi, mengumpulkan dan mengembangkan seluruh hadrah mulai dari Hadrah Habsyi, Hadrah Banjari, Terbang Telon, Terbang Jiduran, dan hadrah lainnya.

“Kita terus berupaya menjadikan ISHARI di Kabupaten Jepara terus berkembang,” kata Abdul Wahid.

Setelah Muktamar NU ke 33 di Jombang, ISHARI merupakan salah satu Badan Otonom (Banom) Jamiyah Nahdlatul Ulama dalam rumpun profesi/seni. ISHARI menjadi wadah bagi seni hadrah yang dimiliki Nahdlatul Ulama.

“Kita berharap Banom ISHARI NU Jepara bisa terus mensyiarkan salawat. Dan semoga di tiap kecamatan di Jepara bisa terbentuk PAC ISHARI,” harap Abdul Wahid.

Pengurus Ranting NU Jambu Timur, Mlonggo Kiai Khoironi mengatakan kedatangan ISHARI NU merupakan kehormatan bagi NU Ranting Jambu Timur. Terlebih saat ini Ranting NU Jambu Timur juga sedang melaksanakan kegiatan dalam rangka 1 Abad NU. Dan kegiatan hadrah ISHARI ini merupakan salah satu kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut.

“ISHARI adalah pengawal NU. Sebelum NU didirikan ISHARI sudah ada dengan salawatan-salawatan yang diawali oleh Mbah Abdurrohim Pasuruhan,” Kata Kiai Khoironi.

Bahkan dulu, ISHARI merupakan pagar para ulama dan kiai NU agar tidak ditangkap penjajah kolonial Belanda.

“Pada saat para ulama dan kiai sedang rapat membahas pendirian Jam’iyah Nahdlatul Ulama, ISHARI dengan hadrah dan salawatan ikut memagari supaya tidak diketahui kolonial Belanda. Mari kita semua niatkan untuk berkhidmah di NU semoga ada berkah,” pesan Kiai Khoironi. (Miqdad – Sekretaris II PC ISHARI NU Jepara)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan
Trending di Kabar