Menu ✖

Mode Gelap
Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Kabar · 13 Jun 2023 11:17 WIB ·

Aswaja NU Center Gelar Semiloka Buku Aswaja


 Aswaja NU Center Gelar Semiloka Buku Aswaja Perbesar

nujepara.or.id – Bertempat di Gedung diklat KKMA (Kelompok Kerja Madrasah Aliyah) 02, Aswaja NU Center Jepara menggelar acara semiloka Buku Aswaja pada Sabtu, (10/6/2023). Acara semiloka dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, KH Charis Rohman.

Kiai Charis, begitu sapaan akrabnya, dalam sambutanya memberikan garis bawah kepada peserta tentang pentingnya Tarsikhul Aqoid An-nahdliyyah (Penancapan aqidah An-nahdliyyah). Penguatan tersebut diantaranya dengan melakukan evaluasi kepada buku pegangan Ke-NU-an yang digunakan di madrasah-madrasah Maárif NU.  

Sementara itu dalam sambutanya, KH Sholahuddin, MA sebagai ketua umum Aswaja NU Center Jepara memberikan penegasan tentang pentingnya program semiloka buku aswaja NU, dengan tegas, Gus Sholah mengatakan bahwa Aswaja NU Center memiliki fungsi untuk penancapan dan pengokohan akidah Ahlussunnah Wal Jamaáh An-nahdliyyah diantaranya melalui kegiatan semiloka ini.

Semiloka sendiri menghadirkan dua narasumber, pertama KH Dr. Zubaidi Masyhud, dosen pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama’ Jepara dan Muhammad Syariful Waí Pengasuh Ponpes Athfal Islam yang sekaligus Wakil Ketua PCNU Jepara.

Dalam sesi Rencana dan Tindak Lanjut para guru Ke-NU-an yang berjumlah tiga puluh guru se Jepara mengaspirasikan kepada Aswaja Center pentingnya sinkronisasi antara mapel Ke-NU-an dengan mapel Pendidikan Agama Islam (PAI).

Di ke-NU-an kami sudah dengan susah payah memberikan pembelajaran tentang sifat Allah yang 50 dan dikenal dengan aqoid seket.

Tetapi di sisi yang lain, ada materi yang masih mendedahkan tentang tiga macam tauhid, yaitu uluhiyah, rububiyah dan asma wa shifat, dimana yang terakhir ini tipologi pembagian dari golongan non Asyáriyah.

Acara ini menjadi lengkap setelah para guru Ke-NU-an sepakat menindaklanjuti dengan revisi buku modul ke-NU-an. Dimana Revisi ini akan dijalankan ditahun yang akan datang.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?
Trending di Kabar