Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 13 Jun 2023 11:17 WIB ·

Aswaja NU Center Gelar Semiloka Buku Aswaja


 Aswaja NU Center Gelar Semiloka Buku Aswaja Perbesar

nujepara.or.id – Bertempat di Gedung diklat KKMA (Kelompok Kerja Madrasah Aliyah) 02, Aswaja NU Center Jepara menggelar acara semiloka Buku Aswaja pada Sabtu, (10/6/2023). Acara semiloka dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, KH Charis Rohman.

Kiai Charis, begitu sapaan akrabnya, dalam sambutanya memberikan garis bawah kepada peserta tentang pentingnya Tarsikhul Aqoid An-nahdliyyah (Penancapan aqidah An-nahdliyyah). Penguatan tersebut diantaranya dengan melakukan evaluasi kepada buku pegangan Ke-NU-an yang digunakan di madrasah-madrasah Maárif NU.  

Sementara itu dalam sambutanya, KH Sholahuddin, MA sebagai ketua umum Aswaja NU Center Jepara memberikan penegasan tentang pentingnya program semiloka buku aswaja NU, dengan tegas, Gus Sholah mengatakan bahwa Aswaja NU Center memiliki fungsi untuk penancapan dan pengokohan akidah Ahlussunnah Wal Jamaáh An-nahdliyyah diantaranya melalui kegiatan semiloka ini.

Semiloka sendiri menghadirkan dua narasumber, pertama KH Dr. Zubaidi Masyhud, dosen pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama’ Jepara dan Muhammad Syariful Waí Pengasuh Ponpes Athfal Islam yang sekaligus Wakil Ketua PCNU Jepara.

Dalam sesi Rencana dan Tindak Lanjut para guru Ke-NU-an yang berjumlah tiga puluh guru se Jepara mengaspirasikan kepada Aswaja Center pentingnya sinkronisasi antara mapel Ke-NU-an dengan mapel Pendidikan Agama Islam (PAI).

Di ke-NU-an kami sudah dengan susah payah memberikan pembelajaran tentang sifat Allah yang 50 dan dikenal dengan aqoid seket.

Tetapi di sisi yang lain, ada materi yang masih mendedahkan tentang tiga macam tauhid, yaitu uluhiyah, rububiyah dan asma wa shifat, dimana yang terakhir ini tipologi pembagian dari golongan non Asyáriyah.

Acara ini menjadi lengkap setelah para guru Ke-NU-an sepakat menindaklanjuti dengan revisi buku modul ke-NU-an. Dimana Revisi ini akan dijalankan ditahun yang akan datang.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar