Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Hujjah Aswaja · 14 Jun 2023 14:52 WIB ·

Tradisi “Tilik” Orang Pergi Haji di Nusantara 


 Tradisi “Tilik” Orang Pergi Haji di Nusantara  Perbesar

Oleh Kiai Hisyam Zamroni*

nujepara.or.id – Nusantara, memiliki tradisi tradisi yang telah “ter-asimilasi dan terakulturasi” bahkan sudah menjadi “inkulturasi dengan ajaran-ajaran agama walaupun tidak harus “dilabeli dalil-dalil” yang “dakik-dakik” seperti tradisi orang-orang nusantara  “tilik haji”  kepada handai-taulan, baik saudaranya, temannya kerja, tetangganya dan lain-lain. 

Tradisi “tilik haji” ini mengingatkan kita kepada cerita Sayyidina Umar ibnu Khottob RA  yang berniat pergi umroh yang kemudian Kanjeng Nabi Muhammad Rosulillah SAW mendengarnya. Kemudian Beliau silaturrahim ke rumah Sayyidina Umar dan meminta untuk didoakan saat nanti sudah sampai di Makkah al Mukarramah.

Tindak laku Kanjeng Nabi Muhammad Rosulillah SAW menjadi “uswatun hasanah” yang “menginkulturasi” dalam kehidupan sehari hari masyarakat Nusantara  saat masa musim haji tiba. 

Inkulturasi budaya “tilik haji” sudah tidak lagi membutuhkan “dalil verbal” tapi lebih dari itu sudah menjadi sebuah “dalil laku”  bahwa ajaran Islam telah dan menjadi “membudaya” yang sudah melekat dalam perilaku sehari-hari.

Konsekwensinya agama tidak lagi “melulu” dibicarakan sebagai kajian “normatif” tapi lebih dari itu agama mengedepankan “ruh dan substantif” ajarannya sehingga agama sudah menjadi tradisi yang “hidup”  dalam kehidupan sehari-hari. 

Olehnya, tradisi “tilik haji” menjelma sebagai sebuah “perhelatan kemanusian antar pribadi atau individu”  yang mampu meneguhkan sillaturrahim dan sekaligus meneguhkan spiritualitas yang membudaya. 

Kita berdoa semoga Jama’ah Haji Indonesia sehat wal afiyat, selamat barokah dan mabrur.. Aamiin Aamiin Aamiin

*Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar