Menu

Mode Gelap
Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023 Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting Wakaf 4 m2 untuk RSNU, Petinggi Tahunan: Warga NU
Harus Dukung Inovasi Bidang Kesehatan
Meriahkan 1 Abad NU, Lesbumi Semaikan Pesan Nasionalisme Lewat Pementasan Ketoprak Santri NU Jepara Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru

Kabar · 21 Sep 2016 11:23 WIB ·

Ajak Calon Pemimpin Berkomitmen dengan Rakyat


 Ajak Calon Pemimpin Berkomitmen dengan Rakyat Perbesar

PAPARKAN MATERI: Mantan Bupati Wonosobo Kholiq Arief (kanan) bersama Ketua Ika-PMII Jepara Muslim Aisha saat memaparkan materi dalam seminar kepemimpinan di gedung NU Jepara, baru-baru ini.

PAPARKAN MATERI: Mantan Bupati Wonosobo Kholiq Arief (kanan) bersama Ketua Ika-PMII Jepara Muslim Aisha saat memaparkan materi dalam seminar kepemimpinan di gedung NU Jepara, baru-baru ini.


JEPARA – Masyarakat umum, termasuk didalamnya kaum terpelajar, hanya bisa menonton saat partai politik melakukan beragam manuver dalam serangkaian komunikasi politik untuk menjaring bakal calon pemimpin. Otoritas penuh ada di parpol, bahkan siapa calon yang akan maju dalam suksesi kepemimpinan kini ditentukan oleh dewan pengurus pusat semua parpol.
Kondisi seperti itu kini menjadi hal yang lumrah di tengah system politik yang liberal dan cenderun transaksional. Dalam kondisi yang sulit, masyarakat dinilai perlu menghidupkan kekritisan, dengan cara terus mendorong bagaimana calon pemimpin tetap memiliki komitmen kerakyatan.
Hal itu dikemukakan mantan Bupati Wonosobo Kholiq Arief saat menjadi narasumber dalam seminar kempimpinan yang diselenggarakan dalam rangkaian konferensi cabang (konfercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di gedung NU Jepara yang berakhir, kemarin.
“Taruhlah sekarang masyarakat dihadapkan pada pilihan sulit. Calon pemimpinnya mungkin tak seideal yang diharapkan, maka langkah yang bisa ditempuh adalah ajak calon pemimpin itu untuk diskusi banyak hal. Dorong dan bawa agar ia memiliki komitmen kerakyatan yang jelas,” kata Kholiq Arief.
Masyarakat, kata dia, setidaknya hanya memiliki tiga pilihan dalam hidup, yaitu menggali kubur (menyendiri mempersiapkan kematian),  melulu menikmati kicau burung di sangkar (memilih hidup nyaman untuk dirinya sendiri), dan perjuangan. “Jika memilih garis perjuangan, seperti apapun kondisinya harus tetap berusaha berjuang untuk kemaslahatan masyarakat,” lanjut dia.
Konsep komitmen pemimpin kepada rakyat harus untuk kemaslahatan rakyat seperti dikembangkan dalam fikih Islam mesti tetap dipegang meski sistem politik yang berkembang saat ini sudah sangat liberal. Ia juga menyebut konsep ratu adil yang dalam sejarah ada di Jepara melalui Shima Ratu bisa menjadi pembelajaran. “Konsepsi Shima Ratu itu harmonisasi makhluk hidup. Jadi pemimpin harus mendudukkan semuan elemen dalam satu sistem yang bekerja dengan baik,” kata Kholiq yang juga penulis buku Mata Air Peradaban itu.
Lebih rinci ia menjelaskan, pemimpin bisa melakukan hal-hal sederhana, yaitu beri kenyamana uat rakyat. Pandailah tersenyum, dan biasakan berkomunikasi dengan publik. “Kalau rakyat itu nyaman dengan infrastruktur, penuhi. Irigasi, air bersih, pelayanan rumah sakit maupun infrastruktur pendidikan,” katanya.
Muslim Aisha, ketua Ikatan Alumni (Ika)-PMII Jepara mengatakan, kelompok masyarakat tidak bisa hanya teriak soal pemimpin yang berkomitmen kerakyatan tapi tidak aktif dalam proses menjelang pilkada. Partisipasi memilih saja tak cukup. “Tetapi, efek demokrasi yang cenderung transaksional memang berat. Seorang tokoh pun saat ditanya soal calon pemimpin, analisisnya langsung soal kemampuan finansial. Ini memprihatinkan sekaligus  tantangan,” kata dia.
Seminar dalam rangkaian konfercab tersebut juga dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Hayatun Abdullah Hadziq. Konfercab kemarin menghasilkan keputusan Erkham Sobri terpilih sebagai ketua umum PMII Jepara yang baru, menggantikan Nur Fadli. (ms)
 
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua PCNU Jepara: Peringatan Satu Abad NU Momentum untuk Refleksi

5 Februari 2023 - 05:11 WIB

Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023

4 Februari 2023 - 08:58 WIB

Jajaran Lakpesdam PCNU Jepara menggelar rapat koordinasi dengan pengurus MWCNU Mlonggo dan Kepala SMK Az-Zahra Mlonggo terkait persiapan pelaksanaan PD-PKPNU angkatan ke-3.

Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting

3 Februari 2023 - 23:03 WIB

Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Charis Rohman mengukuhkan lembaga-lembaga Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kecapi 3 di Masjid Ar-Roudloh, Kecapi Kaligede RT 18 RW 03 Kecapi Tahunan Jepara, Kamis (2/2/2023) malam.

Wakaf 4 m2 untuk RSNU, Petinggi Tahunan: Warga NU
Harus Dukung Inovasi Bidang Kesehatan

1 Februari 2023 - 15:06 WIB

Petinggi Tahunan H Muhadi , pengurus NU Tahunan dan panitia penggerak wakaf RSNU saat kegiatan peringatan 1 Abad NU, Selasa (30/1/2023).

Meriahkan 1 Abad NU, Lesbumi Semaikan Pesan Nasionalisme Lewat Pementasan Ketoprak Santri

1 Februari 2023 - 14:36 WIB

Pementasan Ketoprak Santri dengan lakon “Sang Naga Samudra Satru Bebuyutan Portugis”.

NU Jepara Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru

1 Februari 2023 - 13:56 WIB

Ilustrasi NU menerangi dunia
Trending di Esai
%d blogger menyukai ini: