Menu

Mode Gelap
Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

Ansor · 20 Nov 2017 09:09 WIB ·

Ansor Siap Kawal Pilgub Jateng “Becik Tur Nyenengke”


 Ansor Siap Kawal Pilgub Jateng “Becik Tur Nyenengke” Perbesar

Jepara – KPU Kabupaten Jepara, Sabtu (18/11/2017) menggelar acara Ngobrol Bareng KPU Jepara” sebagai salah satu upaya menyosialisasikan penyelengaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2018.
Ngobrol Bareng KPU Jepara yang digelar santai di halaman gedung NU Jepara itu juga disiarkan secara tunda di Radio R-Lisa Jepara.
Hadir sebagai narasumber, Subchan Zuhri (Anggota KPU Jepara), Ketua PC GP Ansor, Syamsul Anwar dan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Gardana.
Ngobrol Bareng KPU Jepara yang dimoderatori penyiar Radio R-Lisa Dinda Kirana itu juga dihadiri sejumlah pengurus GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, IPNU-IPPNU dan sejumlah pengurus Partai Politik.
Dalam kesempatan itu, Subchan Zuhri dari KPU Jepara memaparkan terkait tagline Pilgub Jateng “Becik Tur Nyenengke”. Menurutnya becik dalam bahasa Jawa adalah baik. Tetapi, becik dalam Pilgub Jateng diharapkan bukan hanya sekadar baik namun diartikan lebih luas lagi, yakni baik, berintegritas, berbudaya, tertib serta mencerminkan azas-azas pemilu.
“Sedangkan nyenengke (menyenangkan, red) adalah sesuatu yang harus mengiringi kata becik. Becik dan Nyenengke tidak bisa dipisahkan,” tambah Subchan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018 ini diharapkan dapat terselenggara dengan baik, berintegritas dan berbudaya sekaligus menyenangkan semua pihak.
“Sesuatu yang baik itu belum tentu bisa menyenangkan banyak orang. Tapi KPU berharap, Pilgub Jateng kali ini tidak sekadar becik, tapi juga harus bisa menyenangkan,” tegasnya.
Oleh karena itu, KPU mengajak kepada masyarakat agar bergembira dan bersuka cita menyambut Pilgub Jateng 2018 ini. Bayang-bayang bahwa Pemilihan adalah sesuatu yang menyeramkan harus dijauhkan dari pikiran warga Jawa Tengah.
 

 
Dan masyarakat juga diminta untuk turut berpartisipasi dalam setiap tahapan Pilgub ini. “Kalau masyarakat sudah senang, partisipasi adalah sesuatu yang mudah,” tambahnya sebagaimana dilansir kpujepara.go.id.
Sementara itu, Syamsul Anwar, Ketua PC GP Ansor Jepara mengatakan pihaknya akan turut mengawal penyelenggaraan Pilgub Jateng ini agar sesuai dengan tagline KPU yakni yang becik tur nyenengke. Ansor dengan segala potensinya punya peranan penting dalam menentukan nasib masa depan bangsa dan daerah.
Hal senada disampaikan Gardana, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Jepara. Menurutnya, Pilgub ini harus bisa membuat masyarakat benar-benar nyenengke. Terutama proses dan hasil pilgub yang bisa membuat Jawa Tengah lebih baik lagi. (red)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan
Trending di Kabar