nujepara.or.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, kembali menyelenggarakan forum Bahtsul Masail sebagai ruang diskusi hukum Islam untuk merespons berbagai isu aktual, keagamaan, hingga sosial-politik.
Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 20 April 2026 bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Jepara Jalan Pemuda nomor 51.

Pada putaran kelima tingkat Jawa Tengah ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jepara dipercaya menjadi tuan rumah. Sebelumnya, forum serupa telah digelar di beberapa daerah seperti Kudus, Wonosobo, Banyumas, dan Pekalongan.
Bahtsul Masail sendiri merupakan tradisi keilmuan khas pesantren yang membahas persoalan baru (waqi’ah) maupun masalah lama (mauquf) dengan pendekatan ilmiah yang berlandaskan kitab kuning (turats).
Sekretaris PWNU Jateng, Ahmad Fathkur Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Lembaga Bahtsul Masail (LBM) serta panitia lokal telah menyusun perencanaan terkait hal teknis acara esok.
Ia menjelaskan bahwa pengecekan meliputi sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya, mengingat kegiatan ini akan dihadiri oleh perwakilan dari 36 PCNU se-Jawa Tengah serta para kiai dari jajaran Syuriah dan Tanfidziyah.
“Perkiraan peserta sekitar 200 hingga 250 orang, yang terdiri dari tim PWNU dan utusan PCNU,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LBM NU Jateng, Muhammad Faeshol, menekankan pentingnya kesiapan teknis agar forum ini dapat berjalan efektif. Rencananya ada 2 tema yang akan dibahas pada kesempatan ini.
“Terkait hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta kritik Matan Hadits yang diduga menyelisihi fakta. Semuanya akan dibahas Bahtsul Masail besok,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan perlunya penataan jadwal yang ringkas, penyediaan ruang transit yang memadai, serta fasilitas tambahan seperti lapak penjualan kitab karya ulama Jawa Tengah.
Dari pihak tuan rumah, panitia pelaksana yang diwakili oleh Ahmad Sahil memastikan bahwa seluruh kebutuhan kegiatan telah dipersiapkan.
“Acara akan kami selenggarakan di gedung PCNU Jepara. Sarana seperti ruang sidang, konsumsi, parkir, hingga fasilitas peserta sudah kami siapkan,” terang Gus Sahil.
Ia menambahkan, seremoni pembukaan nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, forum Bahtsul Masail ini diharapkan dapat menjadi wadah strategis dalam merumuskan pandangan keagamaan yang kontekstual dan solutif bagi masyarakat.