Menu

Mode Gelap
Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

Kabar · 9 Sep 2019 03:15 WIB ·

Berebut Berkah Sego Suro


 Berebut Berkah Sego Suro Perbesar

Kirab Sego Suro Desa Guyangan.

nujepara.or.id – Acara sakral yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Guyangan Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara ini dilaksanakan tiap tanggal 8 Suro (Muharram) sebagai kegiatan yang bersinergi dengan peringatan haul almaghfurlahu KH. Musthofa Abdul Hamid Guyangan Umbuk-umbuk.

Kegiatan kirab ini berlangsung mulai pukul 13.30 wib sampai selesai dengan mengarak Sego Suro raksasa beserta gunungan hasil bumi dan 11 macam ubo rampe khas budaya Jawa sebagai simbol persatuan 11 RW se desa Guyangan dengan berjalan kaki mengelilingi jalur lingkar Dukuh Umbuk-umbuk dan Dukuh Nganjir dan diikuti aneka ragam pakaian adat, pakaian hias hasil kreasi warga dengan diiringi pasukan drumband dan tanjidor.

Ikut meramaikan pula ribuan peserta kirab dan pengunjung yang memadati titik pusat kegiatan dan sepanjang jalan lintas karnaval.

Pengamanan kegiatan dan lalu lintas dikawal oleh Babinsa, Babinkamtibmas, Banser dan pemuda beshuss sebagai panitia.

Sakralitas kegiatan kirab ini karena ditunjang dengan peragaan dan ubo rampe yang diarak keliling ini memiliki makna filosofi yang sangat dalam sehingga kegiatan benar-benar berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan almaghfurlahu KH. Musthofa Abdul Hamid sebagai salah satu tokoh sesepuh penyebar agama Islam di desa Guyangan dan sekitarnya.

Berebut Berkah Sego Suro

Setelah kirab sampai finish di halaman Masjid Baitul Mu’minin, warga berebut berkah Sego Suro raksasa di halaman Masjid dengan berjubel untuk turut kepungan menikmati keberkahan sego suro yang kaya akan sejarah, tak luput pula gunungan hasil bumi menjadi rebutan warga dan pengunjung untuk mencari berkah sampai habis tak tersisa.

Keberkahan puncak dikemas dalam kegiatan zikir dan doa bersama Majlis dzikir dan maulidurrasul al-khidmah beserta tausiyah pada malam hari. Semoga keberkahan ini meluber kepada semua warga dan pembaca sekalian, Amin. (Faiz Abdurrahman)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan
Trending di Kabar