Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 27 Mei 2025 22:11 WIB ·

Buka Peluang Kemitraan, KBRI Riyadh Jalin Kerjasama dengan UNISNU di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan


 Buka Peluang Kemitraan, KBRI Riyadh Jalin Kerjasama dengan UNISNU di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Perbesar

nujepara.or.id – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Arab Saudi melalui KBRI di Riyadh, membuka peluang jalinan kerjasama dengan UNISNU Jepara dalam program Pendidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Arab Saudi.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Prof. Dr. Muhammad Irfan Helmy, Lc., MAmenyampaikan hal tersebut saat membuka virtual zoom kegiatan Praktisi Mengajar dihadapan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UNISNU Jepara pada Selasa (27/5/2025).

“Saya secara pribadi sudah tidak asing dengan UNISNU, sudah beberapa kali saya hadir di Jepara. Tentunya saya paham betul komitmen keilmuan kampus NU di Jepara ini,” ungkapnya saat memberikan sambutan pembukaan.

Turut hadir pada kelas hybrid ini, Rektor UNISNU Jepara, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan beserta jajaran, Kepala Office of International Services (OIS), Ketua Program Studi dan sejumlah Kepala SILN di Arab Saudi.

Ia berharap kepada para mahasiswa juga dosen di lingkup UNISNU Jepara, untuk bisa menjalin kerjasama dalam praktik mengajar dan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi lainnya di Arab Saudi. 

“Kami sangat ingin menyambut UNISNU Jepara untuk bisa hadir disini (red : Arab Saudi),” ucapnya yang juga ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara KBRI Riyadh dan UNISNU Jepara.

Prof. Irfan melihat terbukanya kebijakan Arab Saudi dalam bidang pendidikan, sudah memberikannya peluang. Contohnya, pemerintah Saudi sudah terbuka dalam bidang sains dan teknologi, ini juga menjadi peluang beasiswa bagi peneliti beberapa bidang yang saat ini tengah di lakukan Arab Saudi.

Sehingga ini merupakan peluang yang baik untuk menuntun kita agar bisa berkontribusi. Sejarah kemitraan diplomatik yang panjang ini, menuntut kita memainkan fungsi dan peranan yang terukur di bidang Pendidikan dan kebudayaan.

Atdikbud juga menilai bahwa potensi siswa Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Arab Saudi sangatlah besar, karena mereka memiliki kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab yang baik. Ia mengatakan program ini sebagai wahana literasi serta jembatan komunikasi siswa dan guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Arab Saudi dengan sekolah terkait di Indonesia serta civitas akademika UNISNU.

“Kami mendorong agar mahasiswa terlibat dalam penguatan kompetensi siswa agar bisa sejajar dengan siswa nasional di Indonesia dan internasional di Timur Tengah,” tuturnya.

Rektor UNISNU, Prof. Dr. H. Abdul Djamil juga mengapresiasi program ini. Ia berpesan bahwa UNISNU harus terus membuka diri dilingkungan Internasional bahwa Jepara punya peluang. Selain dikenal di bidang industri furniture, Jepara harus bisa dikenal juga dibidang pendidikan dan Kebudayaan.

“Praktisi mengajar memberikan peluang bagi kita, untuk mengenalkan Jepara ke kancah Internasional. Maka adik-adik mahasiswa jangan pernah berhenti mencari peluang baik ini,” pesannya.

Tindak lanjut dari kegiatan ini, adalah pembelajaran di kelas secara hybrid oleh para guru SILN kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UNISNU. Baik terkait sistem pembelajaran dan kurikulum yang berlaku di SILN maupun pengenalan program Atdikbud KBRI di Arab Saudi.  

Mahasiswa UNISNU nantinya juga berpeluang menjalankan program pembelajaran di beberapa SILN di Arab Saudi, yakni di Sekolah Indonesia Makkah, Jeddah, dan Riyadh. Nantinya mereka juga akan terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pertukaran budaya di Arab Saudi.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar