Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Hujjah Aswaja · 30 Mei 2023 02:26 WIB ·

Delapan Pendonor Jepara Terima Penghargaan Gubernur Jateng


 Delapan Pendonor Jepara Terima Penghargaan Gubernur Jateng Perbesar

nujepara.or.id – Delapan pendonor darah sukarela Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah. Penghargan diserahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semar Resto Boyolali pada Senin (29/5/2023), sebagai pengakuan atas komitmen mereka dalam menyumbangkan darah secara sukarela dan berkelanjutan, serta kontribusi mereka dalam menyelamatkan nyawa manusia.

Acara penghargaan yang dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah, petinggi PMI Se-Jawa Tengah, serta masyarakat setempat ini dipenuhi dengan suasana kegembiraan.  Gubernur mengapresiasi aksi kemanusiaan berjalan baik dan tidak kenal lelah. dengan mengacungi mereka jempol dan juga sistem PMI yang telah selalu mengingatkan para pendonor ketika sudah waktunya donor darah.

Salah seorang dari delapan pendonor yang mendapatkan penghargaan, Bapak Solikul Hadi, mengungkapkan kebahagiaannya atas pengakuan yang diberikan kepada mereka. “Ini adalah momen yang sangat istimewa bagi kami. Menyumbangkan darah adalah tanggung jawab kemanusiaan kami, dan menerima penghargaan ini memberi kami semangat untuk terus berbuat lebih banyak lagi,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Pendonor darah sukarela memainkan peran yang sangat penting dalam penyediaan pasokan darah yang cukup bagi mereka yang membutuhkannya. Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam donor darah sukarela, PMI Jepara telah menggelar berbagai kampanye sosial dan kegiatan perekrutan pendonor di berbagai acara lokal.

Ketua PMI Kabupaten Jepara, Bapak Sutedjo, mengapresiasi kerja keras dan semangat sukarela para pendonor. “Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang untuk menyelamatkan nyawa manusia. Penghargaan ini bukan hanya untuk mereka, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Jepara yang telah mendukung dan terlibat dalam upaya donor darah sukarela. Penghargaan itu tidaklah seberapa dibanding darah yang didonorkan untuk kemanuisaan. Dan penghargaan tersebut sebagai wujud penghormatan PMI kepada para sukarelawan donor darah”” kata Eyang Tedjo panggilan Akrabnya.

Penghargaan yang diterima oleh para pendonor darah sukarela ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat Jepara dan wilayah sekitarnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sukarela. Dengan begitu, ketersediaan darah di PMI Kabupaten Jepara dapat terus terjaga dan nyawa lebih banyak orang dapat diselamatkan. “Sudah 95 persen kebutuhan darah di Jepara bisa dipenuhi UDD PMI Kabupaten Jepara,” tutur Sutedjo

Dia menyebut pendonor merupakan orang yang paling ikhlas di dunia. Karena ketika diambil darahnya mereka tidak berpikir darahnya tersebut untuk siapa. “Ikhlas darahnya diberikan untuk kemaslahatan umat manusia, dan jadikan donor darah sebagai gaya hidup,  tambahnya.

Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, pendonor yang mendapat penghargaan terdiri dari donor darah sukarela (DDS) sebanyak 50 kali ada 1.043 orang dan DDS 75 kali sebanyak 347 orang. Mereka akan mendapatkan piagam penghargaan yang ditanda tangani oleh gubernur Jateng.

“Untuk pendonor 50 kali ini sudah yang kedua kalinya piagamnya ditanda tangani Gubernur, yang pertama pada 2022. Untuk itu, kami sampaikan terima kasih kepada gubernur yang telah berkenan menandatangani piagam penghargaan DDS, yang merupakan sebuah kebanggaan juga,” ungkapnya

Delapan pendonor tersebut yang telah mendapatkan penghargaan ke 50 kali antara lain : Solikul Hadi, alamat Desa Srobyong Rt 3 Rw 3 Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara. Sunardi, Alamat Desa Ngasem Rt 5 Rw 1 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, Jumarno, alamat Desa Kuwasen Rt 1 Rw 1 Kecamatan Kabupaten Jepara, dan Muhammad Arif, alamat Desa Desa Banjaran Rt 1 Rw 2 Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Sementara yang mendapatkan penghargaan ke 75 kali antara lain : Muhammad Slamet, alamat Kelurahan Ujung Batu Rt 12 Rw 1 Kecamatan Jepara Kota Kabupaten Jepara. Sumadi, alamat Desa Kecapi Rt 7 Rw 1 Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Siswanto, alamat Desa Sumanding Rt 6 Rw 2 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara Dan Sucipto Alamat Desa Bucu Timur Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja