Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 18 Apr 2016 09:43 WIB ·

Di Unisnu, Majlis Dzikir Bisa Disaingi Band Regge


 Di Unisnu, Majlis Dzikir Bisa Disaingi Band Regge Perbesar

IMG-20160331-WA0000
TAHUNAN – Majlis Zikir, Maulid dan Ta’lim Jam’iyyah Muji Rosul (Jamuro) Ar Robbaniyyin Unisnu Jepara menyelenggarakan acara rutin selapanan malam Kamis Kliwon di Masjid Ar Robbaniyyin, Kampus Unisnu Tahunan Jepara (30/03/2016).
Pembacaan Rotib al-Hadad dan maulid Simthud Duror dipimpin Habib Abu Bakar Assegaf, dilanjutkan ngaji kitab Washiyatul Musthofa (kumpulan wasiat Nabi Muhammad SAW) disampaikan oleh Ustadz Akhid Turmudzi.
Pada saat itu, di tempat yang sama, tepatnya di depan Masjid kampus, himpunan mahasiswa Prodi Tehnik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi juga menggelar inovasi dan kreativitas mahasiswa (Ikmatif 2) dengan hiburan musik band regge. Mereka mendatangkan grup band Skawan yang beraliran SKA.
Habib Abu Bakar Assegaf, pengasuh majelis tersebut menyayangkan kegiatan zikir dan shalawat yang sudah rutin dilaksanakan setiap malam Kamis Kliwon harus terganggu dengan adanya hiburan band regge itu.
“Ini majlis sudah rutin, seharusnya hiburan band regge tersebut tidak dilaksanakan bertepatan dengan rutinan Jamuro di Masjid Kampus Unisnu, yang tercatat sebagai Kampus Islam Nahdlatul Ulama’ terdepan di Indonesia. Seharusnya minta ijin kepada pengurus masjid kampus karena sebagai panitia pelaksana rutinan majlis zikir,” kata Habib Abu Bakar.
Zikir rotib Al Hadad dan pembacaan shalawat yang dilantunkan oleh jama’ah jadi terganggu dan tidak khusu’ karena adanya alunan musik band regge yang beraliran SKA.
Salah satu jama’ah Jamuro, Samsul Ma’arif, juga mengaku heran. Dia menyebut baru kali ini ada kegiatan zikir dan shalawat disaingi oleh band, dan lokasinya berhadap-hadapan langsung. “Dzikir kepada Allah pun menjadi tidak nyaman dan sangat mengganggu jamaah yang hadir di majlis tersebut,” kata Samsul. (miqdad/abd)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar