Menu

Mode Gelap
KH Ma’mun Adullah Hadziq Didorong Masuk Dewan Pembina RSI Sultan Hadlirin Wisuda UNISNU, Pesan Rais Aam PBNU : “Masa Depan NU Ada Di tangan Kalian” Riwayat Pesisir Utara, Pusat Penyebaran Islam di Pulau Jawa Fatayat Batealit Dorong UMKM Naik Kelas Guru: Antara Profesi dan Tuntunan 

Kabar · 6 Nov 2022 14:02 WIB ·

Gelar Musker dan Ngaji Perkumpulan, MWC Welahan Ajak Komitmen Berkhidmat di NU


 Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara hadir saat Musker dan Ngaji Perkumpulan MWCNU Welahan, Ahad (6/11/2022) Perbesar

Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara hadir saat Musker dan Ngaji Perkumpulan MWCNU Welahan, Ahad (6/11/2022)

nujepara.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Welahan menggelar musyawarah kerja (Musker) I di Pondok Pesantren At Taqiy Kalipucang Kulon, Welahan, Ahad (06/11/2022). Selain itu, juga digelar Ngaji Perkumpulan yang diikuti oleh Sekretaris MWCNU dan Sekretaris PRNU serta utusan Badan Otonom se-Kecamatan Welahan yang tidak terlibat dalam sidang komisi Musker I.

Musker MWC merupakan forum permusyawaratan tertinggi setelah Konferensi MWC yang dipimpin dan diselenggarakan oleh MWC. Musker MWC membahas pelaksanaan keputusan-keputusan Konferensi MWC dan mengkaji perkembangan organisasi serta peranannya di tengah masyarakat. Musker MWC itu, adalah kali pertama digelar oleh MWNU Welahan masa khidmah 2022-2027.

Musker I MWC NU Welahan dan Ngaji Perkumpulan dihadiri oleh Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jepara, Camat Welahan, Kapolsek Welahan, MWCNU Welahan, Banom dan Lembaga NU serta Pengurus Ranting se Kecamatan Welahan. Kegiatan dibuka langsung oleh Rais Syuriyah PCNU Jepara, KH. Khayatun Abdullah Hadziq.

Peserta Musker adalah anggota Pleno MWC, Pengurus Ranting, utusan Badan Otonom, utusan Lembaga dan utusan khusus tingkat MWC. Para peserta dibagi ke dalam tiga komisi, yakni komisi A yang membahas tentang organisasi, kelembagaan, dan kaderisasi. Lalu Komisi B membahas pengelolaan aset dan wakat dan terakhir Komisi C membahas bidang ekonomi, kesehatan, dan pertanian.

Rais Syuriah KH Khayatun dan Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Charis Rohman memakaian jaket Banser ke Ketua MWC NU Welahan H Noor H Nor Ali Zen di sela Musker dan Ngaji Perkumpulan MWC NU Welahan.

Sementara itu, materi Ngaji Perkumpulan disampaikan oleh HM Ulul Absor, H Hisyam Zamroni, dan Zamroni Ali. Materi yang disampaikan seputar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga NU hasil Muktamar ke-34 di Lampung, dan Peraturan-peraturan Perkumpulan NU hasil Keputusan Konferensi Besar NU tahun 2022. Fiqhun Nidhom Ngaji Perkumpulan ini penting untuk menata organisasi agar gerak langkahnya sistematis terarah dan progam yang dicanangkan tercapai sesuai jadwal yang ditentukan.

Pengasuh Ponpes AT-Taqiy, KH Nur Kholis Masyhuri mengajak para peserta untuk menata dan menjaga niat dalam berkhidmat di NU. “Apa yang kita dapatkan akan sesuai dengan apa yang kita niatkan, termasuk dalam berkhitmat di NU,” pesannya.

Rais Syuriyah MWCNU Welahan, KH. Muchlis dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus MWC hingga ranting untuk memupuk semangat dan komitmen bersama untuk khidmat di NU dengan melaksanakan tugasnya masing-masing. Kiai Muchlis juga mengingatkan komitmen untuk selalu menjaga aset-aset milik NU agar tidak jatuh ke tangan orang lain. (Dedi Merisa)

Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

YPM NU Jepara Berhasil Borong Tropy dalam Ajang Festival Aswaja Tingkat Provinsi

5 Desember 2022 - 12:02 WIB

Peduli Cianjur, Pengurus Ranting NU Tahunan Galang Dana untuk Korban Gempa

4 Desember 2022 - 11:53 WIB

Rakernas Lesbumi NU Ke-V, Ketum PBNU: Mari Membangun Narasi sebagai Strategi

3 Desember 2022 - 03:33 WIB

KH Ma’mun Adullah Hadziq Didorong Masuk Dewan Pembina RSI Sultan Hadlirin

1 Desember 2022 - 04:27 WIB

Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta (baju putih) berbincang dengan salah seorang pasien yang berobat di RSI Sultan Hadlirin, Rabu (30/11/2022).

Wisuda UNISNU, Pesan Rais Aam PBNU : “Masa Depan NU Ada Di tangan Kalian”

30 November 2022 - 03:08 WIB

Riwayat Pesisir Utara, Pusat Penyebaran Islam di Pulau Jawa

29 November 2022 - 00:16 WIB

Kota Pelabuhan Jepara tahun 1600-an (Sumber KITLV)
Trending di Islam Nusantara
%d blogger menyukai ini: