Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

Kabar · 11 Des 2017 08:57 WIB ·

Gus Muwafiq: Kuburan Mengingatkan Kematian


 Gus Muwafiq: Kuburan Mengingatkan Kematian Perbesar

Jepara-Salah satu poin mauidlah yang disampaikan Kiai Ahmad Muwafiq dalam ziarah dan tahlil bersama di Makam desa Kedungleper kecamatan Bangsri kabupaten Jepara, Sabtu (09/12/2017) siang bahwa kuburan mengingatkan manusia akan kematian.
“Kuburan mengingatkan bahwa kita akan kembali dipanggil Allah,” tandasnya kepada ratusan hadirin yang memadati makam.
Kegiatan dalam rangka Haul KH Ridlwan ke-47, KH Muchtar Hasan ke-33 dan KH Baidlowi Ali ke-11 itu kiai yang akrab disapa Gus Muwafiq menambahkan haul ialah kegiatan napak tilas pendahulu.
Kelak, lanjut Gus Muwafiq manusia meninggal sesuai dengan rombongan masing-masing. Sehingga, selaku pengikut Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang kategorinya sebagai tabiin (pengikut) diimbau untuk mantap.
Apalagi tegas kiai gondrong sebagai pengikut, santri tidak usah banyak bertanya agar hidupnya tentram.
“Sahabat Ali dan Abu Bakar usai Nabi menceritakan perjalanan isra dan mikrajnya tidak banyak bertanya dan hanya mengiyakan,” contoh Gus Muwafiq bahwa keduanya adalah sahabat yang baik.
Dan sebagai pengikut KH Hasyim Asyari tegasnya bahwa sanad keilmuwan hadratus syech sampai kepada sayyidina Ali. (sm)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga
Trending di Kabar