Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Kabar · 13 Jun 2019 04:43 WIB ·

Gus Rozin : Pesantren Mitra Pembangunan Karakter Bangsa


 Gus Rozin : Pesantren Mitra Pembangunan Karakter Bangsa Perbesar

Pimpinan Unisnu sowan ke keluarga Mbah Sahal.

nujepara.or.id – Ketua Umum PP RMI NU, KH Abdul Ghofar Rozin menyampaikan bahwa sekarang saatnya pesantren mulai membuka diri untuk mengikuti kebijakan dan penyesuaian irama dengan pemerintah. Bahkan pesantren dituntut mampu menata kelengkapan-kelengkapan yang bersifat administratif. Karena hal itu menjadi modal pengakuan lembaga-lembaga pemerintahan secara administratif atas keberadaan pesantren.

Pernyataan itu disampaikannya kiai muda yang akrab disapa Gus Rozin saat Pimpinan Unisnu Jepara bersilaturrahim ke ndalemnya di Kajen, Margoyoso, Pati, Ahad (9/6/2019) lalu.

Kesempatan itu rombongan Unisnu diterima Gus Rozin serta Nyai Hj. Nafisah, istri almarhum KH Sahal Mahfudh.

Segenap rombongan Pimpinan Unisnu Jepara.

Menurut Staf Khusus Presiden RI Bidang Keagamaan Dalam Negeri saat ini dalam menentukan langkah, pesantren sudah memiliki payung yang kuat di tingkat pemerintahan. Oleh karenanya, pesantren harus segera berlari dengan mensinergikan diri untuk memberikan tawaran-tawaran inovasi pembangunan bangsa.

Pesantren ungkap Rektor Ipmafa Pati itu memiliki potensi kuat menjadi mitra pememerintah dalam pembangunan karakter bangsa.

“Sudah semestinya pengelolaan pesantren harus lebih baik, tertib dan menjalankan tata kelola yang tidak meninggalkan hal-hal administratif. Namun pesantren harus tetap berjalan tanpa meninggalkan ciri khas dan gaya pesantren yang sudah melekat selama ini yang tidak dimiliki lembaga selainnya,” pungkas Gus Rozin. (az)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan

22 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd
Trending di Kabar