Menu

Mode Gelap
Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

Kabar · 13 Jun 2019 04:43 WIB ·

Gus Rozin : Pesantren Mitra Pembangunan Karakter Bangsa


 Gus Rozin : Pesantren Mitra Pembangunan Karakter Bangsa Perbesar

Pimpinan Unisnu sowan ke keluarga Mbah Sahal.

nujepara.or.id – Ketua Umum PP RMI NU, KH Abdul Ghofar Rozin menyampaikan bahwa sekarang saatnya pesantren mulai membuka diri untuk mengikuti kebijakan dan penyesuaian irama dengan pemerintah. Bahkan pesantren dituntut mampu menata kelengkapan-kelengkapan yang bersifat administratif. Karena hal itu menjadi modal pengakuan lembaga-lembaga pemerintahan secara administratif atas keberadaan pesantren.

Pernyataan itu disampaikannya kiai muda yang akrab disapa Gus Rozin saat Pimpinan Unisnu Jepara bersilaturrahim ke ndalemnya di Kajen, Margoyoso, Pati, Ahad (9/6/2019) lalu.

Kesempatan itu rombongan Unisnu diterima Gus Rozin serta Nyai Hj. Nafisah, istri almarhum KH Sahal Mahfudh.

Segenap rombongan Pimpinan Unisnu Jepara.

Menurut Staf Khusus Presiden RI Bidang Keagamaan Dalam Negeri saat ini dalam menentukan langkah, pesantren sudah memiliki payung yang kuat di tingkat pemerintahan. Oleh karenanya, pesantren harus segera berlari dengan mensinergikan diri untuk memberikan tawaran-tawaran inovasi pembangunan bangsa.

Pesantren ungkap Rektor Ipmafa Pati itu memiliki potensi kuat menjadi mitra pememerintah dalam pembangunan karakter bangsa.

“Sudah semestinya pengelolaan pesantren harus lebih baik, tertib dan menjalankan tata kelola yang tidak meninggalkan hal-hal administratif. Namun pesantren harus tetap berjalan tanpa meninggalkan ciri khas dan gaya pesantren yang sudah melekat selama ini yang tidak dimiliki lembaga selainnya,” pungkas Gus Rozin. (az)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail