Menu

Mode Gelap
Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta Pintu di Ujung Perjalanan

Kabar · 13 Jun 2019 04:43 WIB ·

Gus Rozin : Pesantren Mitra Pembangunan Karakter Bangsa


 Gus Rozin : Pesantren Mitra Pembangunan Karakter Bangsa Perbesar

Pimpinan Unisnu sowan ke keluarga Mbah Sahal.

nujepara.or.id – Ketua Umum PP RMI NU, KH Abdul Ghofar Rozin menyampaikan bahwa sekarang saatnya pesantren mulai membuka diri untuk mengikuti kebijakan dan penyesuaian irama dengan pemerintah. Bahkan pesantren dituntut mampu menata kelengkapan-kelengkapan yang bersifat administratif. Karena hal itu menjadi modal pengakuan lembaga-lembaga pemerintahan secara administratif atas keberadaan pesantren.

Pernyataan itu disampaikannya kiai muda yang akrab disapa Gus Rozin saat Pimpinan Unisnu Jepara bersilaturrahim ke ndalemnya di Kajen, Margoyoso, Pati, Ahad (9/6/2019) lalu.

Kesempatan itu rombongan Unisnu diterima Gus Rozin serta Nyai Hj. Nafisah, istri almarhum KH Sahal Mahfudh.

Segenap rombongan Pimpinan Unisnu Jepara.

Menurut Staf Khusus Presiden RI Bidang Keagamaan Dalam Negeri saat ini dalam menentukan langkah, pesantren sudah memiliki payung yang kuat di tingkat pemerintahan. Oleh karenanya, pesantren harus segera berlari dengan mensinergikan diri untuk memberikan tawaran-tawaran inovasi pembangunan bangsa.

Pesantren ungkap Rektor Ipmafa Pati itu memiliki potensi kuat menjadi mitra pememerintah dalam pembangunan karakter bangsa.

“Sudah semestinya pengelolaan pesantren harus lebih baik, tertib dan menjalankan tata kelola yang tidak meninggalkan hal-hal administratif. Namun pesantren harus tetap berjalan tanpa meninggalkan ciri khas dan gaya pesantren yang sudah melekat selama ini yang tidak dimiliki lembaga selainnya,” pungkas Gus Rozin. (az)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Pintu di Ujung Perjalanan

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

ILUSTRASI Pintu di Ujung Perjalanan

Cermin Dua Arah

7 Maret 2026 - 09:43 WIB

ILUSTRASI Cermin Dua Arah
Trending di Kabar