Menu

Mode Gelap
Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Kabar · 1 Agu 2016 11:44 WIB ·

Halalbihalal Kebhinekaan


 Halalbihalal Kebhinekaan Perbesar

halalbihalal kebhinekaan lakpesdam nu jepara

JEPARA-Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Cabang Jepara,  mengadakan Halalbihalal Kebhinekaan pada Minggu (31/7) di Gedung NU Ranting Dermolo Kecamatan Kembang.

Hadir sebagai narasumber Rais Syuriyah PCNU Jepara KH Ubaidillah Noor Umar dan Ketua PD Muhammadiyah Jepara KH Fahrurrozi. Peserta halalbihalal kebhinekaan berasal dari berbagai unsur masyarakat, meliputi NU, Muhammadiyah, bahkan perwakilan dari umat Kristen dan Budha.

Ahmad Sahil, Ketua PC Lakpesdam NU Jepara dalam sambutannya mengatakan kegiatan dengan tema Merajut Kerukunan Warga, Mengawal Desa Inklusi tersebut digagas untuk menjaga dan mempererat kebersamaan di antara komunitas lintas agama serta memperteguh kesetaraan di antara entitas sosial di masyarakat.

Fahrurrozi yang mendapat kesempatan sambutan pertama menyatakan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, laki-laki maupun perempuan untuk saling taaruf, karena ia dapat menciptakan saling memahami (tafahum) yang akhirnya dapat menciptakan rasa toleransi (tasamuh).

Senada pernyataan tersebut, KH Ubaidillah Noor Umar menyatakan hidup beragama harus memakai rambu-rambu, agar hidup menjadi tenang dan rukun. Dengan hidup rukun menjadikan beribadah dan bekerja tenang. “Dalam beragama tidak ada paksaan, sehingga tidak diperbolehkan  seorang penganut agama memaksa penganut agama lain untuk masuk agama sebagaimana agama yang dianutnya”, tandas Kiai Ubaid yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Bandungharjo, Donorojo itu.

Hadi Patenak, Petinggi Dermolo memberikan apresiasinya. Ia berharap dengan kegiatan tersebut semua eleman masyarakat dapat bergandeng tangan, hidup berdampingan tanpa ada gesekan di antara eleman masyarakat walaupun berlatar belakang agama yang berbeda. [Sahil/DM]

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia
Trending di Kabar