Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Kabar · 13 Des 2020 05:56 WIB ·

Innalillahi, Kiai Muda yang Istiqamah Mengajar Kitab Anak Muda Tutup Usia


 Innalillahi, Kiai Muda yang Istiqamah Mengajar Kitab Anak Muda Tutup Usia Perbesar

nujepara.or.id – Inna lillahi wa inna ilahi rajiun. Kabupaten Jepara khususnya warga NU Jepara kehilangan sosok kiai muda. Ialah Kiai Nor Faiq Busyro pada Kamis malam (3/12/2020) sekira pukul 20.20 wib mengembuskan napas terakhir di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

Kiai muda yang akrab disapa Yi Faiq ini di ndalemnya Desa Robayan RT 07 RW 02 Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara aktif sebagai Pengasuh Langgar Pesantren Ash Shiddiqi. Di jajaran PCNU Jepara masa khidmah 2015 – 2020 beliau menjabat sebagai Wakil Katib Syuriah.

Sebagaimana informasi yang dihimpun NU Jepara jenazah akan dikebumikan pagi ini pukul 09.00 wib di Pemakaman Mbah Raden Desa Robayan.

Pengasuh Pesantren Nailun Najah Desa Kriyan Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Gus Muhammad mengatakan merasa kehilangan atas wafatnya Kiai Faiq. “Beliau sosok kiai muda yang aktif dan istiqamah mengajar kitab kepada anak-anak muda di sekitarnya yang bertempat di Langgar Ash Shiddiqi yang dikelola beliau,” kata Gus Muhammad.

Dikatakan Gus Mad, Langgar Pesantren Ash Shidiqi yang dimulai almarhum sejak 1998 mulanya menempati rumah orang tuanya di Robayan bagian Timur. Lambat laun sudah menempati tempat sendiri. Langgar tersebut selain berfungsi sebagai majelis taklim, juga pesantren. “Karena ada santri mukim ada juga tidak mukim,” jelasnya.

Adapun jadwal di Langgar lanjut Gus Mad terbilang padat. Pagi hari Shahih Muslim, setelah Maghrib Tuhfatut Thullab, setelah Isya’ Mafahim Yajibu an Tusokhakhakhu, dan Jum’at pagi Ihya Ulumuddin. “Kitab-kitab tersebut berganti-ganti jika sudah khatam,” lanjutnya.

Langgar Pesantren tersebut dimanfaatkan Yi Faiq untuk mengajak santri non mukim untuk ikut ngaji kitab salaf. “Responya bagus. yang ikut ngaji putra putri banyak,” tambahnya.

Hal lain ditambahkan Wakil Ketua PCNU Jepara, H Hisyam Zamroni. Dikemukakan PCNU Jepara kehilangan kiai muda yang mumpuni.  “Beliau kiai muda yang alim dan mampu memberikan solusi yang baik saat ada problematika yang ditanyakan masyarakat,” jelasnya.

“Beliau juga kader muda Syuriah yang diharapkan bisa menjadi bagian dari kekuatan pengurus Syuriah masa depan. Tetapi ternyata Gusti Allah SWT memanggilnya lebih  awal. Semoga khusnul khatimah. Amiin,” pungkas Kiai Hisyam sembari mendoakan almarhum. (sm)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar