Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

Kabar · 24 Jul 2020 00:28 WIB ·

Jahe Instan Damarwulan, Pemberdayaan Ekonomi Warga NU


 Jahe Instan Damarwulan, Pemberdayaan Ekonomi Warga NU Perbesar

nujepara.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara mengapresiasi produksi jahe instan yang dikelola oleh PRNU Damarwulan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Hal itu dipaparkan Wakil Ketua PCNU Jepara, H. Hisyam Zamroni bahwa produksi jahe instan merupakan pemberdayaan ekonomi warga NU dalam rangka menciptakan jam’iyah dan warga mandiri.

“Jahe higinies plus gula aren ini adalah asli produk PRNU Desa Damarwulan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara di mana NU telah menjadikan warganya mempunyai klaster UMKM untuk mensejahterakan warganya,” paparnya, Ahad (19/7/2020). 

Selain untuk meningkatkan sumber ekonomi warga NU, kata Hisyam jahe juga memiliki banyak manfaat utamanya di masa pandemi ini. “Jahe ini memiliki peranan untuk menambah imun tubuh di masa pandemi covid – 19 di mana rempah-rempah jahe plus gula aren ini memberikan daya kehangatan tubuh yang baik,” katanya yang juga Kepala KUA Kecamatan Jepara ini. 

Pihaknya berharap produk perekonomian tersebut memberikan inspirasi bagi Ranting NU yang lain. “Semoga jahe ini memberi inspirasi PRNU se-Jepara untuk sama-sama menciptakan kemandirian utamanya dalam hal ekonomi,” harap Hisyam.

Pengelola jahe instan Damarwulan, Baidlowi mengemukakan awal mula produksi. Bermula dari kepedulian pengurus NU Ranting Damarwulan melihat potensi alam yang terdapat aneka rempah- khususnya jahe serta kreatifitas masyarakat tentang produksi olahan. Namun di sisi yang lain masyakarat terkendala masalah pengembangan produk, pemasaran, dan manajemen. Sehingga oleh pengurus kedua hal tersebut dikolaborasikan.

Maka, di tahun 2019 lalu mulai dimanaj oleh NU Ranting. “Untuk sistem pengelolaannya, produsen adalah warga yang memperoleh pelatihan dari Ibu-ibu Muslimat dan PKK. Setelah itu produksi dikumpulkan jadi satu oleh pengurus. Kemudian pengemasan, dan pelabelan. Produksi masyarakat kami tampung dan dibeli oleh pengurus lalu kami pasarkan. Adapun untuk pembagian profit 50% untuk pengembangan, 10% untuk NU, dan 40% untuk operasional pengelola,” terangnya.

Ditanya tentang jumlah produksi, pria yang akrab disapa Pak Bai itu menjelaskan setiap bulan memproduksi kurang lebih 500 pcs. Sedangkan untuk pemasarannya dititipkan ke warung-warung, toko, dan minimarket. Dan saat ini pemasaran juga merambah ke ranah online yang dikelola IPNU-IPPNU, dan Muslimat.

Dilanjutkan Pak Bai, produksi jahe instan ini sudah memiliki izin resmi. Izinnya lewat KBU Ngudi Berkah Keling Jepara dengan P-IRT. 51332002050820. “Ada 3 varian jahe yang dijual 100 gram Rp8.000, 200gram Rp15.000, dan 500 gram Rp35.000,” terangnya.

Wakil Syuriyah NU Ranting Damarwulan 2 ini menambahkan tujuan memproduksi jahe untuk membantu perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Juga untuk meningkatkan kreativitas dan pembelajaran bagi generasi muda khususnya IPNU-IPPNU. “Serta program ekonomi NU untuk pengembangan Jam’iyyah NU di Ranting Damarwulan,” tambahnya.

Pihaknya berharap produksi jahe yang dikelolanya semakin eksis, berkembang, dan diminati masyarakat luas baik di Jepara maupun masyarakat luar Kabupaten. (ip)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus

22 Juni 2024 - 19:30 WIB

Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1445 H di Majlis an-Nahdhoh, Jepara

Alhamdulillah, Pengecoran Lantai 3 RSU Aseh Rampung, Rais Syuriah: Kita Punya Tanggung Jawab Organisasi dan Moral Agar Rumah Sakit Ini Bisa Segera Operasional

22 Juni 2024 - 19:04 WIB

Kondisi lantai 3 RSU Aseh setelah dilakukan pengecoran. Hingga Sabtu (22/6) ini masih dilakukan penyiraman di titik pengecoran itu.

PC Fatayat NU, Perempuan-perempuan Tangguh Dibalik Pembangunan RSU Aseh Jepara

21 Juni 2024 - 20:31 WIB

Forum Lingkar Diskusi Nilai Hijrah (Li Dinihi): Mencari Sosok Pemimpin Jepara

21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah

17 Juni 2024 - 08:56 WIB

Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah yang digelar di pondok pesantren An Nur Mangunan, Sabtu (15/6/2024) dihadiri sejumlah Pengurus MWC NU Tahunan, Rois Syuriyah Ranting, dan ratusan santri.

UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah

1 Juni 2024 - 20:48 WIB

Trending di Kabar