Menu

Mode Gelap
Pesan dari Bandungharjo untuk Jepara: Pertebal Cinta Tanah Air Lewat Kirab Merah Putih, Malam Hari Langitkan Doa untuk Bangsa Bersama Habib Umar Muthohar dan Gus Muwafiq Lakpesdam PCNU Gandeng UNISNU Lakukan Riset Dampak Industrialisasi di Jepara Koreksi Master Kalender 2024, Lembaga Falakiyah NU Jepara Pastikan Sesuai Perhitungan Siswi MA Nahdlatul Ulama Tengguli Sabet Harapan 2 Ajang Lomba Esai Se-Jateng dan DIY Garam : “Misi Suci” Yang Sering Terkapitalisasi!

Kabar · 24 Jul 2020 00:28 WIB ·

Jahe Instan Damarwulan, Pemberdayaan Ekonomi Warga NU


 Jahe Instan Damarwulan, Pemberdayaan Ekonomi Warga NU Perbesar

nujepara.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara mengapresiasi produksi jahe instan yang dikelola oleh PRNU Damarwulan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Hal itu dipaparkan Wakil Ketua PCNU Jepara, H. Hisyam Zamroni bahwa produksi jahe instan merupakan pemberdayaan ekonomi warga NU dalam rangka menciptakan jam’iyah dan warga mandiri.

“Jahe higinies plus gula aren ini adalah asli produk PRNU Desa Damarwulan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara di mana NU telah menjadikan warganya mempunyai klaster UMKM untuk mensejahterakan warganya,” paparnya, Ahad (19/7/2020). 

Selain untuk meningkatkan sumber ekonomi warga NU, kata Hisyam jahe juga memiliki banyak manfaat utamanya di masa pandemi ini. “Jahe ini memiliki peranan untuk menambah imun tubuh di masa pandemi covid – 19 di mana rempah-rempah jahe plus gula aren ini memberikan daya kehangatan tubuh yang baik,” katanya yang juga Kepala KUA Kecamatan Jepara ini. 

Pihaknya berharap produk perekonomian tersebut memberikan inspirasi bagi Ranting NU yang lain. “Semoga jahe ini memberi inspirasi PRNU se-Jepara untuk sama-sama menciptakan kemandirian utamanya dalam hal ekonomi,” harap Hisyam.

Pengelola jahe instan Damarwulan, Baidlowi mengemukakan awal mula produksi. Bermula dari kepedulian pengurus NU Ranting Damarwulan melihat potensi alam yang terdapat aneka rempah- khususnya jahe serta kreatifitas masyarakat tentang produksi olahan. Namun di sisi yang lain masyakarat terkendala masalah pengembangan produk, pemasaran, dan manajemen. Sehingga oleh pengurus kedua hal tersebut dikolaborasikan.

Maka, di tahun 2019 lalu mulai dimanaj oleh NU Ranting. “Untuk sistem pengelolaannya, produsen adalah warga yang memperoleh pelatihan dari Ibu-ibu Muslimat dan PKK. Setelah itu produksi dikumpulkan jadi satu oleh pengurus. Kemudian pengemasan, dan pelabelan. Produksi masyarakat kami tampung dan dibeli oleh pengurus lalu kami pasarkan. Adapun untuk pembagian profit 50% untuk pengembangan, 10% untuk NU, dan 40% untuk operasional pengelola,” terangnya.

Ditanya tentang jumlah produksi, pria yang akrab disapa Pak Bai itu menjelaskan setiap bulan memproduksi kurang lebih 500 pcs. Sedangkan untuk pemasarannya dititipkan ke warung-warung, toko, dan minimarket. Dan saat ini pemasaran juga merambah ke ranah online yang dikelola IPNU-IPPNU, dan Muslimat.

Dilanjutkan Pak Bai, produksi jahe instan ini sudah memiliki izin resmi. Izinnya lewat KBU Ngudi Berkah Keling Jepara dengan P-IRT. 51332002050820. “Ada 3 varian jahe yang dijual 100 gram Rp8.000, 200gram Rp15.000, dan 500 gram Rp35.000,” terangnya.

Wakil Syuriyah NU Ranting Damarwulan 2 ini menambahkan tujuan memproduksi jahe untuk membantu perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Juga untuk meningkatkan kreativitas dan pembelajaran bagi generasi muda khususnya IPNU-IPPNU. “Serta program ekonomi NU untuk pengembangan Jam’iyyah NU di Ranting Damarwulan,” tambahnya.

Pihaknya berharap produksi jahe yang dikelolanya semakin eksis, berkembang, dan diminati masyarakat luas baik di Jepara maupun masyarakat luar Kabupaten. (ip)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai Ajang Kreativitas Kader IPNU-IPPNU Petekeyan

22 September 2023 - 10:11 WIB

Catatan Silaturahmi PCNU-MWCNU-PBNU Se-Eks Karisidenan Pati bersama KH Yahya Cholil Staquf

22 September 2023 - 01:17 WIB

Haul Sayyid Muhammad bin Syekh bin Abdurrahman bin Yahya, alias Mbah Daeng

22 September 2023 - 00:29 WIB

Ketua Lakpesdam PCNU Jepara, Terpilih Jadi Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

19 September 2023 - 08:16 WIB

Pesan dari Bandungharjo untuk Jepara: Pertebal Cinta Tanah Air Lewat Kirab Merah Putih, Malam Hari Langitkan Doa untuk Bangsa Bersama Habib Umar Muthohar dan Gus Muwafiq

8 September 2023 - 01:54 WIB

Mas Wiwit dan Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Husnur Rofiq menyapa warga saat Kirab Merah Putih di Desa Bandungharjo, Donorojo, Jepara, Kamis (7/9/2023).

Habib Lutfi Bersama Mas Wiwit dan Ribuan Warga Kirab Merah Putih Sejauh 4 Km, Ada Ribuan Doorprize

5 September 2023 - 01:29 WIB

Flier Kirab Merah Putih dan pengajian umum yang bakal dihadiri Habib Luthfi, Habib Umar Muthohar dan ribuan warga yang diprakarsai Mas Wiwit, panggilan akrab Witiarso Utomo.
Trending di Hujjah Aswaja
%d blogger menyukai ini: