Menu

Mode Gelap
Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Hujjah Aswaja · 10 Nov 2023 11:25 WIB ·

Jepara “Kota Pahlawan Perempuan'” : Menapaki Jejak Ratu Kalinyamat dan RA. Kartini


 Jepara “Kota Pahlawan Perempuan'” : Menapaki Jejak Ratu Kalinyamat dan RA. Kartini Perbesar

Oleh : Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id – Ratu Kalinyamat mengokohkan Jepara sebagai Kota Pahlawan Perempuan setelah diberi anugrah Pahlawan Nasional yang jauh sebelumnya RA. Kartini sudah mendahului mendapatkan anugrah menjadi Pahlawan Nasional.

Jepara patut bangga memiliki dua perempuan hebat yang ide, dan kiprahnya membangun bangsa dan negara diapresiasi oleh Pemerintah, sekaligus tantangan dan harapan bagi Pemerintah Kabupaten Jepara. Tidak semua Kabupaten/kota memiliki talenta yang dapat dijadikan “icon” tauladan akan tetapi lebih dari itu sebagai “pendobrak” budaya patriarkal dimana perempuan menjadi “bisa” melakukan aktifitas “ruang publik” bahkan melebihi laki laki.

Tantangan berat bagi Jepara dalam mengimplementasikan “kepahlawanan perempuan” ini didalam tata struktur masyarakat baik di pemerintahan, politik, sosial, ekonomi, terlebih di tataran budaya dan agama. Merekonstruksi pola budaya dan tafsir agama tentang perempuan membutuhkan kecerdasan, strategi dan bahkan “pendobrakan” karena pola budaya dan tafsir agama terhadap perempuan “temboknya sedikit tebal”. Namun, perkembangan laju modernitas Jepara yang begitu kencang tembok tembok tersebut semakin lama semakin “nggripisi” karena tuntutan zaman yang mengharuskan berubah.

Dari sana, ada secercah harapan baru , yang disebabkan oleh spirit yang sangat kuat dari duo tokoh besar yaitu Ratu Kalinyamat dan RA Kartini yang secara subtansial mampu merubah “mindset” masyarakat tentang “kesejajaran dan sinergitas” perempuan dengan laki laki untuk bekerjasama membangun masa depan Jepara.

Jepara harus memiliki “master-plan” tentang skala prioritas yang berupa konsep, strategi dan implementasi peran perempuan jangka waktu 10 – 20 tahun ke depan baik di sektor pemerintahan, politik, sosial, ekonomi dan ruang publik lainnya sebagai sebuah “tetenger” bahwa Jepara adalah “Kota Pahlawan Perempuan”.

Akhirnya, semua lapisan masyarakat harus disadarkan bahwa Jepara sudah dan telah memiliki kebanggaan dan menjadi “icon” tentang “perjuangan perempuan nasional” yang gigih dan tangguh melalui kepahlawanan Ratu Kalinyamat dan RA. Kartini sehingga kesadaran bersama agar menjadikan Jepara terus menapak step by step meningkatkan Sumberdaya Perempuan yang unggul dan memberi kesempatan perempuan ikut berkiprah di ruang publik sebagai sesuatu yang wajar dan biasa.

Artikel ini telah dibaca 285 kali

Baca Lainnya

Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik

21 Agustus 2026 - 15:15 WIB

H. Hisyam Zamroni

Kemerdekaan ke-81 dan Nasionalisme Baru: Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

16 Agustus 2026 - 08:32 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

4 Agustus 2026 - 10:14 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

15 Juni 2026 - 09:49 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:32 WIB

Sapi kurban

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Iduladha
Trending di Hujjah Aswaja