Menu

Mode Gelap
Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

Kabar · 21 Mei 2016 16:18 WIB ·

Karnaval Malam Nisfu Sya’ban Jadi Ajang Kreasi Seni


 Karnaval Malam Nisfu Sya’ban Jadi Ajang Kreasi Seni Perbesar

karnaval nisfu syaban
JEPARA – Pemuda RT 1 RW 2 Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji, Jepara menyelenggarakan karnaval lampion dan pentas seni pada Sabtu (21/5) malam untuk memeringati Nisfu Sya’ban 1437 H. Karnaval diikuti ratusan anak dari warga setempat dengan membawa lampion beraneka warna dan bentuk. Setiap kelompok dalam karnaval juga menampilkan kreasinya masing-masing, seperti pakaian tradisional, rebana, tongthek, marchingband, dan kostum ala santri. Karnaval dilepas oleh Petinggi Mambak Hadi Prayitno pukul 19.30.
Ketua panitia, Aris Setiawan mengatakan karnaval Nisfu Sya’ban telah menjadi agenda warga Desa Mambak yang rutin dilaksanakan setiap tahun. “Malam ini adalah kegiatan keempat kalinya, dan diharapkan akan terus dilaksanakan setiap tahun untuk mensyiarkan malam Nisfu Sya’ban,” kata Aris.
Ia menambahkan kegiatan karnaval ini juga menjadi momentum bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi serta apresiasi kreativitas seni para pemuda. “Panggung ini akan menjadi tempat para pemuda Mambak untuk mengekspresikan kreativitasnya”, tandasnya dalam sambutan pembukaan acara.
Petinggi Mambak Hadi Prayitno mengapresiasi  terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga berpesan agar para pemuda tidak hanya berani mengekspresikan kreativitasnya, namun juga berani menjauhi narkoba, minuman keras, dan pelecehan seksual. “Apa yang dilakukan para pemuda ini harus menjadi contoh bagi para pemuda lainnya di Desa Mambak”, pesannya dalam sambutan.

Apresiasi seni

Karnaval malam Nisfu Sya’ban Desa Mambak juga menjadi ajang pentas seni Islami bagi warga. Beragam kreativitas seni karya pemuda Desa Mambak ditampilkan dalam kegiatan tersebut, sepeti penampilan grup perkusi Sriwiti Java Percussion Mambak, serta penampilan seni dari Dukuh Jetak, Daruni, Krajan 1 dan Suto.
Untuk menambah kemeriahan, panitia mengundang bintang tamu Larva Pecussion dari Desa Kecapi. Penampilan larva cukup menarik perhatian para penonton dan mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi. [DM]

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa
Trending di Kabar