Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Kabar · 11 Nov 2020 13:05 WIB ·

Kemendikbud RI Fasilitasi SMK Walisongo Pecangaan Pengembangan Minat dan Bakat


 Kemendikbud RI Fasilitasi SMK Walisongo Pecangaan Pengembangan Minat dan Bakat Perbesar

nujepara.or.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) melalui Fasilitasi Bantuan Pengembangan Minat dan Bakat Direktorat SMK memberikan workshop untuk siswa SMK Walisongo Pecangaan Jepara.

Workshop pengembangan minat dan bakat yang dilaksanakan pada Selasa (3/11/2020) di SMK Walisongo Pecangaan diikuti 40 peserta. 20 peserta mengikuti pengembangan Ekstrakurikuler Desain Grafis, dan 20 peserta yang lain mengikuti pengembangan ekstra Rebana Modern.

Hadir dalam kesempatan workshop Ketua Umum Yayasan Walisongo H Achmad Rosjid, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Disdikbud Provinsi Jawa Tengah Sunarto, Hans Design, Ahmad Khanafi dan Praktisi Musik, Ari Kurniawan.

Kepala SMK Walisongo Pecangaan, Ardana Himawan menyatakan dipilihnya kedua kegiatan ekstrakurikuler tersebut, pertama untuk Desain Grafis karena siswa dan siswi memiliki potensi yakni sering menjuarai lomba desain poster, karikatur, desain batik, dan lain-lain.

“Potensi itu ingin kami kembangkan melalui intervensi desain dengan teknologi informasi dan komunikasi yaitu desain grafis menggunakan komputer. Harapannya peserta didik kami mampu bersaing dengan para desainer digital yang lain,” katanya.

Untuk pengembangan Rebana Modern lanjut Ardana ingin dikembangkan dengan menambah genre musik seperti menambahkan alat musik modern gitar, bass, dan keyboard dalam peralatan rebana.

“Dengan menambah alat bisa memberikan kesempatan peserta didik yang memiliki minat dan bakat pada alat elektrik dan harapannya bisa menjadi kelompok gambus atau musik balasyik,” tambahnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Sunarto mengapresiasi pengembangan minat dan bakat peserta didik tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih dan mengapresiasi penuh dunia usaha dan industri yang berkenan mendampingi serta membimbing peserta didik untuk mengembangkan apa yang menjadi minat dan bakatnya.

Ditambahkan Sunarto saat siswa menemukan passion sejak dini maka kesempatan untuk mengembangkan akan lebih luas.

Dia juga menegaskan untuk menemukan passion sejak sekarang. “Segera temukan passionmu sejak sekarang! Sekarang sudah saatnya pengembangan potensi diawali dari lokal untuk memenuhi pasar regional bahkan global,” pungkas Sunarto. (sm)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.
Trending di Bahtsul Masail