Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Hujjah Aswaja · 31 Jan 2023 22:51 WIB ·

Kenalkan Santri dengan Dunia Luar, Ponpes Sadamiyyah Hadirkan Ulama dari Tarim Yaman


 Kenalkan Santri dengan Dunia Luar, Ponpes Sadamiyyah Hadirkan Ulama dari Tarim Yaman Perbesar

nujepara.or.id – Islam hidup dan berkembang di berbagai negara lintas benua. Mulai dari kawasan Timur Tengah, Afrika, Eropa bahkan juga Asia, termasuk Indonesia.

Interaksi ini memperkaya khazanah keilmuan Islam. Dari sumbernya di kawasan Arab menyebar ke berbagai penjuru dunia. Baik yang terkait dengan ushuluddin, tarikh, adab dan lainnya.

Pondok pesantren Sadamiyyah memiliki cara khusus untuk menyerap berbagai keilmuan Islam dari para pakarnya. Secara berkala Ponpes Sadamiyyah menghadirkan para ulama dari kawasan Timur Tengah yang merupakan sumber keilmuan Islam. 

Dalam tiga tahun terakhir, telah hadir para ulama dari Mesir, Yordania, Palestina ke Ponpes Sadamiyyah yang berlokasi di Guyangan, Bangsri Jepara.

Selasa (30/1/2023) hadir Syeikh Adil As-Syuaibi dari Tarim-Yaman yang berbagi ilmu tentang tasawuf di hadapan para santri dan ustaz Ponpes Sadamiyyah.
Proses transfer ilmu itu diterjemahkan oleh Ketua Yayasan Ponpes Sadamiyyah yang juga Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi NU Jepara, DR. H. Ahmad Maghfurin.

Dalam ceramahnya, Syekh Adil yang merupakan pengajar di Darul Hadits Tarik Yaman ini menyampaikan pentingnya ilmu tasawuf bagi umat Islam. Menurutnya tasawuf merupakan ruh dari semua ilmu.

Syekh Adil menuturkan pentingnya sinergitas tasawuf dengan semua ilmu dalam berbagai bidang kehidupan.

Salah seorang ustaz Ponpes Sadamiyyah bertanya tentang hubungan antara tasawuf dan fiqh ke Syeikh Adil As-Syuaibi dari Tarim-Yaman.

Para santri dan ustaz antusias mengikuti ceramah Syeikh Adil. Salah satu indikasinya, dari banyaknya pertanyaan yang diajukan santri maupun ustaz Ponpes Sadamiyyah.

Mulai yang bertanya ringan sekadar ingin tahu bagaimana kesan Syekh Adil terhadap masyarakat Indonesia, hingga yang rumit tentang bagaimana hubungan antara fiqih dan tasawuf. Semua pertanyaan dijawab dengan gamblang oleh Syeikh Adil.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah di ndalem pengasuh Ponpes Sadamiyyah, KH. Nahrowi yang juga Wakil Rois Syuriah PCNU Jepara. (mgh)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar