Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 16 Mei 2016 02:07 WIB ·

Lulusan Madrasah Harus Kuliah Jangan Buru-buru Nikah


 Lulusan Madrasah Harus Kuliah Jangan Buru-buru Nikah Perbesar

DSC09485
Jepara-Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Tengguli dan MTs NU Tengguli menggelar acara Wisuda Purna Siswa di halaman Gedung MA MTs Nahdlatul Ulama Tengguli, Ahad (15/05/16). Acara Wisuda Purna Siswa ini merupakan prosesi penglepasan Siswa MTs NU yang ke-28 dan untuk Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Tengguli merupakan penglepasan kelulusan yang ke-8. Dalam prosesi ini, diadakan doa bersama, yakni pembacaan istighatsah Al-Haddad yang dipimpin oleh Habib Muhammad Muthohar bin Jamal bin Yahya dari Mlonggo Jepara.
Dalam sambutannya, Kepala MA NU Tengguli, Son Hadi kepada wali murid mengharap agar lulusan MA NU Tengguli bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, apalagi sekarang Jepara telah memiliki Universitas yang memiliki jurusan cukup lengkap, yaitu Unisnu Jepara. Jangan terburu-buru dinikahkan.
Sementara itu, Abu Yazid selaku Ketua Yayasan Tarbiyatul Islamiyah Tengguli menegaskan bahwa tugas Guru tidak sebatas hanya di sekolah saja. Tapi lebih daripada itu sampai kapan pun, semua mantan siswa-siswi Madrasah ini tetaplah menjadi anak didik. “Bagi kami, tidak ada istilah mantan murid, selamanya kalian akan tetap kami sayangi sebagai anak kami,” tegasnya.
Ungkapan terimakasih yang tak terhingga disampaikan oleh Nur Khandik yang mewakili sebagai Wali murid wisudawan tahun ini. “Kami tidak bisa membalas kerja keras para guru yang mengajar di madrasah ini, hanya do’a yang dapat kami panjatkan semoga Allah membalas segala amal para Dewan Guru yang terhormat, mereka diberi keselamatan dunia dan akhirat,” ungkapnya sebelum menutup sambutannya.
“Pendidikan merupakan pilar peradaban yang sangat penting, maka kita semua harus peduli dengan pendidikan anak-anak kita. Anak-anak kitalah yang akan menolong kita ketika kita semua menjadi tua, bahkan meninggal dunia. Maka mewujudkan anak yang sholeh-sholekhah adalah tujuan penting kita dalam menjalani kehidupan ini”. Ini merupakan pesan penting yang disampaikan oleh Abdurrohim selaku Kepala MTs. NU Tengguli.
Setelah prosesi wisuda, acara ini ditutup dengan pemberian hadiah kenang-kenangan bagi wisudawan-wisudawati terbaik oleh Nur Alim selaku Kesiswaan sekaligus ketua panitia perpisahan. Wisudawan terbaik untuk MA NU tahun ini adalah Mudalifah binti Sanawi, dan Malik bin Asrori sementara itu untuk Wisuda-wisudawan terbauik untuk MTs NU belum bisa diumumkan karena Nilai UN belum keluar. Tahun ini, MA NU Tengguli meluluskan  36 siswa dan MTs. NU meluluskan 77 siswa. (bur)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail