Menu

Mode Gelap
Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

Kabar · 24 Feb 2019 08:38 WIB ·

Mahasiswa Ajak Santri Al Falah Pelajari Ilmu Falak


 Mahasiswa Ajak Santri Al Falah Pelajari Ilmu Falak Perbesar

Jepara – Sebanyak 25 santri putri Pesantren Al-Falah Desa Ngasem Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara mengikuti Pelatihan Ilmu Falak yang diselenggarakan mahasiswa KKN Unisnu Jepara yang berlangsung di Pesantren, Kamis (14/2/2019)

Acara yang dimulai pukul 20.00 – 21.30 WIB diisi Hudi, Wakil Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum Unisnu Jepara. Materi yang disampaikan mengenai waktu shalat secara fiqih dan astronomi, serta menentukan arah kiblat secara praktis dengan menggunakan kompas yang ditarik dengan busur.

Respon dari peserta antusias terlihat ketika sedang praktik menentukan arah kiblat bahkan mereka meminta pelatihan lagi lain waktu dengan materi penanggalan masehi dan penanggalan jawa secara praktis, cepat, dan mudah dipahami.

“Ruang materi ilmu falak mencakup arah kiblat, waktu shalat, penanggalan masehi, penanggalan hijriyah, penanggalan jawa, gerhana bulan dan matahari, membuat kalender, mengoprasikan teropong bintang, dan lain-lain. Ini adalah salah satu materi kuliah Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum yang diharapkan akan mencetak mahasiswa yang paham ilmu falak secara teori menggunakan kalkulator dan excel  serta praktiknya,” terang Hudi praktisi ilmu Falak.

Disela-sela menyampaikan pihaknya berpesan kepada para santri. “Setelah pelatihan ini kalian bisa menerapkan bagaimana mengukur arah kiblat dengan benar ketika akan menjalankan shalat sebelum mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler di sekolah dan perlu diingat meskipun arah kiblat tidak tepat bila merujuk pada ilmu fikih tetap sah namun jika perhitungnnya tidak sesuai dengan ilmu falak tidak tepat maka tidak sah,” tandasnya. (Indah)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan
Trending di Kabar