Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Interaktif Ramadan · 28 Mar 2023 14:47 WIB ·

Ngaji Bareng 5 Pilar, Kiai Rosif Jelaskan Fikih Puasa Melalui Syi’iran


 Ngaji Bareng 5 Pilar, Kiai Rosif Jelaskan Fikih Puasa Melalui Syi’iran Perbesar

nujepara.or.id – Ada yang berbeda dalam Ngaji Bareng 5 Pilar pada hari kedua, yang digelar di Kecamatan Tahunan Jepara, Selasa (28/3/2023). Hadir dalam Ngaji Bareng hari kedua unsur dari Forkopincam; Camat, perwakilan Kapolsek, Koramil dan Kantor Urusan Agama Kecamatan Tahunan.

Katib Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tahunan Jepara, K. M. Rosif Arwani menggunakan syi’iran dalam menjelaskan fikih puasa.

Metode Syi’iran ini biasa dipergunakan di kalangan pondok pesantren untuk memudahkan penyampaian dakwah dan menghafal pelajaran.

Syi’iran fikih puasa yang digubah oleh Kiai Rosif bersumber dari bab puasa di kitab Fathul Qarib. Kiai Rosif menjelaskan syarat wajib puasa pada bait pertama syi’iran.

“Syarat wajibe poso telung perkoro, Islam baligh aqal kuwoso rungok no.”

Selanjutnya ia menerangkan fardlu puasa dalam syi’iran, “Ferdlune poso iku papat rungokno, niyat ing ati saben bengi gatekno. Jogo songko mangan ngombeh najan sitik, ojo jima’ lan istimna’ najan kedik. nJarak mutah iku dadi batal tenan, Iku kabeh dijogo di apal tenan.”

Di samping itu, pengasuh Pondok Pesantren An Nur Desa Mangunan Kecamatan Tahunan ini juga menerangkan perkara-perkara yang membatalkan pahala orang berpuasa.

Sementara itu, Camat Tahunan Nuril Abdillah S. STP MM yang hadir dalam Ngaji Bareng tersebut menanggapi positif kajian ramadhan yang digagas MWC NU Kecamatan Tahunan dan Forkopimcam Tahunan ini.

“Ini sebagai wujud nyata sinergitas antara ulama dan umara,” ujarnya.

“Kita berharap, hal ini terus berlanjut untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan permasalahan yang ada di Kecamatan Tahunan, sehingga suasana aman, nyaman, adem dan kondusif. Sehingga hal tersebut bisa membuat orang senang dan bahagia tinggal di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara,” harap Nuril Abdillah. (ZA)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar