Menu

Mode Gelap
Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103 Digelar di Pusat Pemerintahan Jepara, Teguhkan Persatuan dan Komitmen Kebangsaan Praktikum Haji, Prodi PAI UNISNU Jepara Gelar Manasik di Wisata Edukasi Religi Boyolali Gus Dur di Mata Mereka, Kelenteng Bikin Ruang Perhormatan, Kristen Sebut Just Peace Viral di Eropa Ini 3 Agenda Harlah NU, Mulai dari Haul Gus Dur Hingga Muskercab, Bakal Dihadiri Ribuan Orang Hadir di Lirboyo, Gus Yahya: Islah PBNU Telah Tercapai Disini

Kabar · 5 Feb 2016 03:03 WIB ·

MWC dan Ranting Diminta Waspadai Penyakit Masyarakat


 MWC dan Ranting  Diminta Waspadai Penyakit Masyarakat Perbesar

Hayatun Abdullah Hadziq, ketua PCNU Jepara

Hayatun Abdullah Hadziq, ketua PCNU Jepara


JEPARA – Pengurus Cabang nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara berharap kasus pengungkapan ratusan kilogram sabu-sabu di salah satu gudang mebel di Desa Pekalongan Kecamatan Batealit, Jepara baru-baru ini, menjadi pelajaran bersama masyarakat Jepara. Kasus yang menyita perhatian nasional itu mesti diambil sisi positifnya, yakni saling bergandeng tangan meningkatkan kewaspadaan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Badan Narkotika Nasional bersama Bea Cukai yang mengungkap kasus tersebut. Juga dukungan penuh Polres Jepara dalam penanganan itu di Jepara. Setelah kasus besar ini, kami berharap tak terjadi lagi dan langkah-langkah pencegahan perlu terus ditingkatkan. Ini butuh sinergi bersama Pemkab,  aparat, juga masyarakat,” kata Ketua PCNU Jepara KH Hayatun Abdullah Hadziq (Gus Yatun) di sela-sela acara Konferensi Majelis Wakil Cabang NU Bangsri, Minggu (31/2/2016) lalu.
Kasus pengungkapan di Desa Pekalongan itu adalah kali kesekian kasus besar narkoba sejak 2007 lalu. Sebelumnya terjadi di Desa Mulyoharjo dan Kelurahan Kauman. Kasus itu melibatkan orang asing dan memanfaatkan penduduk lokal.
Gus Yatun menjelaskan, terkait hal itu, PCNU, Sabtu (30/1) secara khusus menggelar rapat pleno membahas berbagai penyakit masyarakat yang harus diselesaikan bersama-sama. Kasus penyakit masyarakat seperti narkoba, penyebaran HIV-Aids, judi togel, minuman oplosan, juga banyaknya pelajar yang keluyuran saat jam sekolah menjadi perhatian serius NU.
Dalam rapat pleno itu, NU menginstruksikan majelis wakil cabang (MWC) NU di tingkat kecamatan, khususnya NU tingkat ranting di desa-desa dan kelurahan bisa menjalin koordinasi intensif dengan petinggi (kepala desa) setempat. “Kami mintan NU di desa dan kelurahan bersinergi dengan petinggi dan lurah, bersama-sama ikut mengantisipasi sesuai porsinya. MWC kami harap juga berkoordinasi dengan muspika, polsek dan koramil ikut menjaga wilayah masing-masing,” kata Gus Yatun. (Muhammadun)
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103 Digelar di Pusat Pemerintahan Jepara, Teguhkan Persatuan dan Komitmen Kebangsaan

9 Januari 2026 - 14:47 WIB

Tahun 2026 Bakal Muncul 4 Gerhana Matahari dan Bulan

8 Januari 2026 - 16:43 WIB

Praktikum Haji, Prodi PAI UNISNU Jepara Gelar Manasik di Wisata Edukasi Religi Boyolali

8 Januari 2026 - 16:24 WIB

Gus Dur di Mata Mereka, Kelenteng Bikin Ruang Perhormatan, Kristen Sebut Just Peace Viral di Eropa

6 Januari 2026 - 10:09 WIB

Ini 3 Agenda Harlah NU, Mulai dari Haul Gus Dur Hingga Muskercab, Bakal Dihadiri Ribuan Orang

5 Januari 2026 - 10:09 WIB

Hadir di Lirboyo, Gus Yahya: Islah PBNU Telah Tercapai Disini

25 Desember 2025 - 19:49 WIB

Trending di Kabar